CAST: SNSD Yuri – TVXQ Yunho

OTHERs: SJ Leeteuk – 2AM Seolong – BOA

GENRE: Romance

TYPE: Oneshot

NOTE: Ini adalah sekuel kisah Yuri-Yunho dari FF THE TEAM, jadi buat yang belum baca The Team sebaiknya baca dulu dari pada entar bingung ^^

SHOOT YOUR LOVE



Selamat datang agent Kwon…” sambut Leeteuk saat Yuri masuk ke ruangannya,

Yuri membungkuk dan tersenyum pada komandannya itu.

Aku senang dengan hasil kerjamu..tapi aku lebih senang masih bisa melihatmu lagi..” lanjut Leeteuk karena senang Yuri dapat menyelesaikan misinya dengan baik dan masih bisa kembali dalam keadaan hidup.

Terima kasih Pak..jadi..apa sekarang aku bisa dapat libur, 6 bulan ini aku merasa bukan sebagai diriku..”

Leeteuk tertawa mendengarnya.

Sebenarnya…” Leeteuk tak melanjutkan ucapannya tapi Yuri dapat mengerti maksud sudut mata Leeteuk yang mengarah pada sebuah berkas di sisi kanan meja kerjanya.

Sekilas Yuri tersenyum kecut.

Karena kemarin ia baru saja menyelesaikan misinya selama 6 bulan di Jepang yang hampir membuatnya menjadi manusia hutan karena harus berada di pedalaman yang hampir tak ada komunitas manusia di sana.

Ia berharap setelah misinya selesai, ia akan mendapatkan libur sebentar untuk beristirahat dan merasakan menjadi manusia lagi, tapi sepertinya keinginannya harus kandas dengan misi baru.

Jadi..apa tugasku kali ini..?” tanya Yuri langsung ke inti masalah.

Leeteuk tertawa datar.

Terima kasih karena mau mengerti..” ujar Leeteuk.

Duduklah dulu, sebentar lagi patnermu akan datang, sekarang dia masih diruang informasi..”

Patner?!”

Iya namanya Im Seolong ..dia agent baru…jadi mungkin masih butuh bimbinganmu…” terang Leeteuk sambil mengerjakan sesuatu di komputernya.

Yuri akhirnya duduk dan terdiam.

Dia..bagaimana kabarnya sekarang…??

Ingatan Yuri langsung mengingat seseorang, yang dulu sempat menjadi patnernya.

Pak…” panggil Yuri ragu.

Ya..?”

Hm..bagaimana dengan kabar…Jung Yunho…?!”

Leeteuk berhenti mengetik dan berpikir sejenak, lalu ia menghela nafas pelan.

Aku tak tahu…”

Maksudnya..?” heran Yuri.

Leeteuk menoleh ke Yuri, raut wajah gadis itu terlihat penasaran.

Kami kehilangan kontak dengannya sejak 4 bulan lalu, aku tak tahu dia memang menghindari kita karena misinya atau karena..” Leeteuk tak meneruskan ucapannya, tapi Yuri sudah mengerti maksud ucapan pria itu, gadis itu tertunduk dan tak mengatakan apapun.

Sudah hampir satu tahun Yuri tak bertemu dengan pria itu, tepatnya setelah mereka berdua menyelesaikan sebuah misi di sebuah desa kecil di Korea Selatan.

Kenangan itu tak pernah hilang dari ingatan Yuri, karena di misi itu mereka berdua harus menyamar sebagai suami-istri.

Walaupun kerap bertengkar, tapi Yuri sangat menikmati kebersamaan mereka saat itu.

Tapi setelah kembali ke Pyong-yang, mereka tak lagi menjadi patner dan berpisah karena mendapat misi yang berbeda.

*#*#*#*

Di sebelah sana…berhentilah di sana..” Yuri menunjuk sebuah rumah yang merupakan tempat tinggalnya, akhirnya Seolong menghentikan mobilnya tepat di depan rumah yang Yuri maksud.

Terima kasih karena sudah mengantarku..”

Seolong tersenyum dan mengangguk, tanpa sadar Yuri terus menatap ke arah Seolong membuat pria itu jadi salah tingkah.

Ada apa, apa ada yang salah dengan wajahku?!” tanya Seolong heran karena sejak mereka bertemu di markas, Yuri terus saja menatapnya seperti itu.

Ah tidak..maaf kalau membuatmu tak nyaman..” Yuri jadi merasa tak enak hati.

Tak apa, aku tak keberatan, tenang saja..mulai hari ini kita akan sering bersama, jadi..selama itu kamu bisa bebas menatapku hahhaa..” canda Seolong membuat mereka tertawa bersama.

Maaf..tolong jangan salah paham…wajahmu…”

Hm..kenapa?!”

Wajahmu mengingatkan aku pada seseorang..” aku Yuri sambil tersenyum datar.

Oya..hm pasti orang yang sangat special..pacarmu ya?!” tebak Seolong, Yuri menggeleng pelan.

Aku…masuk dulu..” pamit Yuri yang tak ingin membahas tentang Yunho pada patner barunya itu.

Baiklah..sampai besok….”

Yuri mengangguk dan keluar ddari mobil Seolong.

Ia tetap di luar hingga mobil Seolong pergi.

Tanpa sadar Yuri terus menatap mobil itu hingga berbelok di tikungan.

Sepintas kenapa dia sangat mirip..” desah Yuri karena saat bersama dengan Seolong membuatnya makin merindukan Yunho yang kini tak ada kejelasan apa pria itu masih hidup atau suka meninggal dalam misinya.

Sepertinya..kita memang tak berjodoh Jung Yunho..” desah Yuri pasrah, ia tersenyum lirih dan masuk ke rumahnya.


*#*#*#*

Yuri meletakkan berkas yang dari tadi dipelajarinya, matanya terasa sangat lelah, ia menggeliat kecil dan berdiri dari duduknya.

Ahhh… aku ingin liburan….” serunya lemas.

Yuri..Yuri..?!” tiba-tiba kakaknya Boa masuk ke dalam kamarnya tanpa mengetuk.

Ya??!” kaget Yuri.

Coba lihat ke jendela, sepertinya ada yang mengintai rumah kita..” terang Boa dengan cemas.

Oya? Kenapa onnie tak beritahu dari kemarin..?” Yuri segera mematikan lampu kamarnya dan mengintip ke luar.

Aku baru ingat tadi saat mau masuk dan sepertinya aku melihat orang itu..” terang Boa.

Sejak kapan?” tanya Yuri sambil mengawasi sekitarnya.

Aku tak tahu pasti tapi sudah beberapa minggu ini…sebenarnya aku ingin ceritakan ini ke Kangta oppa tapi aku tak mau membuatnya cemas..”

Ah..itu dia…” akhirnya Yuri menangkap sosok yang ia anggap mencurigakan.

Onnie tetap di sini..” perintah Yuri seraya meraih jaket dan senjatanya.

Ia sengaja tetap mengenakan piyamanya.

 

Dengan santai Yuri keluar dan menggeliat malas di depan pintu.

Arrr..aku rindu udara ini..” serunya sambil tersenyum tenang seakan-akan tak sadar bahwa ada seorang pria sedang mengawasinya dalam kegelapan gang.

Saat seperti ini paling enak minum soju..” gumamnya lalu melangkah pergi.

Walau terlihat santai tapi mata dan pendengaran Yuri tetap waspada.

Seulas senyumnya mengembang karena ia merasa kini sosok itu kini sedang mengikutinya.

 

Jadi~ ternyata ia adalah target orang itu.

Dengan santai Yuri berbelok ke daerah yang lebih sepi.

Sosok yang mengikutinya segera mempercepat langkahnya, karena tak ingin kehilangan jejak Yuri.

Tapi terlambat saat ia berbelok, sosok Yuri telah menghilang, itu membuatnya sedikit panik.

Sosok itu terdiam di tempatnya, ia tak ingin mengejar Yuri atau mencarinya lagi.

 

Apa mencariku?!” tanya Yuri tiba-tiba, membuat sosok itu terkejut, saat sosok itu berbalik ke arah Yuri ia malah disambut oleh pistol milik Yuri yang mengarah tepat ke kepalanya.

Sayang, mereka sedang berada di tempat yang gelap hingga Yuri tak dapat melihat dengan jelas sosok yang memakai tudung jaketnya.

Siapa kau dan kenapa mengintai rumahku?!” tanya Yuri dengan tegas, sosok itu tak segera menjawab, ia hanya terpaku dan menatap lurus ke Yuri.

Yuri merasa sedikit janggal dengan sikap sosok itu, ia sama sekali tak berusaha melawan bahkan terlihat sangat pasrah.

Kau..cepat jawab pertanyaanku?!” tanya Yuri dengan menekan suaranya.

 

Yuri..apa kau sudah lupa pada suamimu ini?” tanya sosok itu, membuat Yuri terperangah mendengar suara pria itu.

Perlahan tangannya mulai bergetar dan dengan perlahan ia menurunkan tangannya yang sedang mengarahkan pistol pada….Jung Yunho!!!

Yu-Yunho?!”

Yunho tersenyum senang karena ternyata gadis itu belum melupakannya.

Apa kabar…istriku?!” bisiknya dengan suara yang parau.

….” Yuri hanya mampu membisu, ia masih tak percaya sosok di hadapannya ini adalah pria yang selama ini sering pikirkan olehnya.

Aisshhh..ternyata kamu masih tetap dingin seperti dulu ya…” gerutu Yunho membuat Yuri mulai tersenyum.

Apa kabar..?” akhirnya Yuri dapat mengeluarkan suaranya yang sempat tertahan karena rasa terkejutnya tadi.

Apa tak ada pelukan untuk suamimu ini?” canda Yunho karena merasa sikap Yuri sangat kaku terhadapnya.

KAU..!!!”

Hahaha maaf aku cuma bercanda jangan…”

SREGG!!!

Ucapan Yunho terhenti saat Yuri memeluknya.

Arrr..!!” erang Yunho yang terkejut.

“Eh? Kau terluka?!” kaget Yuri merasa ada yang tak beres dengan Yunho, ia hendak melepas pelukannya namun dengan cepat ditahan oleh Yunho.

Tolong…sebentar saja..” pinta Yunho, membuat Yuri mengurungkan niatnya.

……..” keduanya membisu dalam pelukan mereka.

Kerinduan selama satu tahun ini akhirnya berakhir..

 

KRUKKKKK!!!

Suara perut Yunho membuat mereka kembali tersadar dan akhirnya tertawa.

Aku..” Yunho jadi salah tingkah sendiri saat Yuri tertawa lepas.

Haahh menyebalkan, kenapa harus disaat kita sedang bermesraan…” gerutu Yunho membuat tawa Yuri terhenti karena malu.

Ayo aku traktir…kita pergi makan…” ajak Yuri.

Tidak terima kasih…” tolak yunho cepat.

“Kenapa?!”

Aku..masih dalam misi..”

Yuri mengangguk pelan.

Kalau begitu ayo ke rumahku saja…di sana aman..” ajak Yuri.

Akhirnya mereka kembali ke rumah Yuri.

 

Selamat malam..” Yunho membungkuk pada Boa saat mereka tiba.

Dia?!”

Dia temanku..si pengintai itu..” tawa Yuri, Boa hanya mengangguk.

Baiklah, aku tidak akan mengganggu kalian..” ujar Boa yang akhirnya masuk ke kamarnya.
“Ayo..sepertinya di dapur masih ada makanan..” ajak Yuri.

 

Yuri tak dapat berhenti tersenyum menatap Yunho yang sedang makan, saat ini ia dapat dengan jelas menatap wajah pria itu.

Hm..apa itu kakakmu yang disukai oleh polisi Korea Selatan dulu itu?” tanya Yunho disela-sela kegiatan makannya, Yuri berpikir sejenak lalu mengangguk.

Maksudmu Kang In oppa..?”

Yunho mengangguk.

Iya…kau tahu..saat aku bilang Kang In oppa jadi seorang polisi, onnieku tak berhenti tertawa…” kenang Yuri.

Benarkah? Tapi pria itu memang tak ada tampang jadi seorang polisi..” tawa Yunho.

Yuri mengangguk pelan.

Ya..onnieku juga bilang begitu..ia tertawa, tapi juga menangis..”

Yuri tersenyum sendiri, karena ia tahu penyebab kenapa onnienya seperti itu.

KangIn dan Boa saling menyukai namun mereka terlalu takut untuk mengungkapkan perasaan mereka, hingga akhirnya mereka hanya dapat menyesali kebodohan mereka hingga kini.

 

Aku sudah selesai…” kata Yunho yang telah menghabiskan makanannya.

Sepertinya kamu sudah berbulan-bulan tak makan ya..?” tawa Yuri sambil mengambil piring Yunho.

Tepatnya..satu tahun…” saut Yunho.

Apa?”

Sudah satu tahun aku tak makan..”

APA?!” kaget Yuri.

Maksudku..sudah satu tahun aku tak makan masakan istriku hahhahaha..”kelakar Yunho.

Huh..dasar..” manyun Yuri seraya berbalik dari Yunho, pria itu berhasil mengejainya hingga membuat wajahnya memerah.

 

Aku….”

Hm..?!” gumam Yuri yang sedang mencuci piring.

Aku tak mau seperti mereka..” ujar Yunho lalu meneguk minumannya.

Maksudnya…??”

Melakukan hal bodoh seperti itu…menyesal karena tak menyatakan perasaannya pada orang yang disuka dan menyesal seumur hidup…”

…….” Yuri menghentikan aktivitasnya karena ucapan Yunho yang terasa dalam.

Penyesalan Lee Sungmin karena tak pernah bisa menyatakan perasaannya kepada Choi Sooyoung dulu..selalu mengusikku…”

Yuri akhirnya berbalik dan menatap Yunho yang mengenang seorang teman mereka saat di Korea Selatan dulu.

Karena itu…aku datang ke sini…aku tak mau menyesal seperti mereka…” Yunho menatap lurus ke Yuri hingga membuat Yuri sedikit bergetar karena ucapan dan tatapan Yunho.

Pria itu baranjak dari duduknya dan menghampiri Yuri yang membatu.

Aku tak tahu apa dapat menyelesaikan misiku ini atau tidak, karena ini terasa sangat dan rumit…” Yunho menghela nafasnya.

Aku..mencintaimu Kwon Yuri…aku ingin kau tahu itu…itu sudah sejak lama..bahkan sebelum kita menjadi patner…”

Mata Yuri terasa panas mendengarnya, perlahan airmatanya mulai menetes.

Yunho tersenyum lembut dan menghapus airmata gadis itu dengan kedua tangannya.

Aku tak tahu apa bisa kembali dengan selamat…karena itu..aku ingin pastikan kamu tahu perasaanku ini dan…”

Harus..kamu harus kembali…!!” tegas Yuri.

Yunho tersenyum dan mengangguk pelan.

Asal setelah aku kembali nanti kamu mau menjadi istriku..” canda Yunho, keduanya tertawa.

Bukannya kita memang suami istri..” tawa Yuri.

Oh..ya aku selalu ingat itu..” kata Yunho seraya memeluk Yuri lagi.

Yuri senang sekali dapat mengalami hal ini, penantiannya selama ini menjadi sesuatu yang menyenangkan.

Yuri ingin memeluk tubuh Yunho lebih erat lagi namun saat merasa sesuatu yang menyelubungi dada Yunho, ia segera melepas pelukan mereka.

 

Sebenarnya apa misimu kali ini?!” tanya Yuri penasaran.

Hey itu melanggar etika..kau seharusnya tak menanyakan itu?”

Yuri mendesah pasrah..

Ok, apapun dan sesulit apapun, kau harus kembali…MENGERTI!!!” tegas Yuri membuat Yunho tertawa dan mengangguk patuh.

Ok..asal kamu juga melakukan hal yang sama…jaga dirimu..” pesan Yunho, Yuri mengangguk tegas.

Ah satu lagi…”

Apa?!”

Jangan tatap patnermu seperti tadi…aku tak suka!!”

APA?! Jadi kau dari siang mengintai rumahku?!!!” melotot Yuri.

Yunho hanya angkat bahu cuek.

Kau memang pria aneh..” gerutu Yuri tak percaya dengan tindakan Yunho yang tak langsung menemuinya tapi malah mengintainya.

Ya kau juga begitukan…?!”

Yuri hanya menghela nafas sejenak.

Aku seperti itu karena wajah Seolong mirip denganmu..jadi jangan salahkan aku, salahkan wajahmu yang pasaran itu..” jawab Yuri tak mau kalah.

APA?!! Hey jangan samakan wajahku yang tampan ini dengan pria itu..aku jauh lebih tampan darinya..MENGERTI!!? tegas Yunho membuat Yuri malah tertawa.

Ya ya..aku mengerti..makanya aku menyukaimu…” balas Yuri tenang membuat Yunho tersenyum lega.

Ya..berarti kamu setuju kalau aku memang tampan..” senang Yunho sambil mengelus rambut Yuri membuat gadis itu menghela nafas pasrah.

Terserah kau saja..”

Hahahaha…terima kasih..” bangga Yunho yang tiba-tiba saja mencium bibir Yuri.

YAHHH!!” jerit Yuri histeris karena tak menyangka Yunho akan melakukan hal itu.

Pasangan baru itu menghabiskan malam bersama untuk saling menunjukkan cinta mereka antara satu dengan lainnya, karena mereka tak akan tahu apa yang akan terjadi pada mereka dan paling tidak mereka berdua sudah saling mengungkapkan cinta mereka….

=The End=

Ya segitu aja ceritanya..

Karena memang hanya segitu imajinasinya, terima kasih buat yang dah mau baca dan tinggalin komentar^^