Cast: SNSD Yoona – SNSD Yuri

Others: SJ Siwon – SJ Kibum

Genre: Friendship

I’m Not Lesbian But…


Aku bukan lesbian….!!!!!

Ya, aku bisa pastikan itu…

Dan aku dapat yakini hal itu…

Tapi……ini aneh……

Setelah melihatnya…..duniaku yang normal berubah menjadi sesuatu yang aneh….

Aku bukan lesbian tapi…..

Uhukkk..uhukkk!!!” aku terbatuk karena asap rokok yang masuk ke memenuhi rongga dadaku.

Sungguh aku benci rokok dan juga asapnya…

Tapi kenapa kali ini berbeda dan itu karena dia!!!
Hanya dia yang mampu membuatku bertahan untuk tetap duduk di hadapannya dan merelakan tubuhku terselubung oleh kepulan asap rokok yang berasal dari mulutnya.

Yuri tersenyum sinis dan memberi tatapan mengejek padaku, tapi ia sama sekali tak menghentikan aktivitas merokoknya.

Ia malah menghisap dalam-dalam rokok di tangannya itu.

Apa ini cinta???

Aku bukan lesbian tapi….

Kenapa aku seperti menikmati siksaan ini…????

Aku benci rokok dan perokok…

Tapi kenapa di hadapannya kini aku hanya mampu terdiam dan menikmati tingkah Yuri yang terlihat mempesona saat ini.

Apa aku sudah gila???

Apa kegilaan ini yang disebut dengan cinta???

Jadi bagaimana menurutmu??” tanya Yuri sambil mematikan sisa rokoknya.

Aku mengerucutkan bibirku dan menggeleng pelan.

Semuanya terserah padamu Yul…hidup itu pilihan….semuanya kembali pada dirimu sendiri..mana yang kamu pilih….” kataku dengan sikap santai.

Sekali lagi aku merasakan sesuatu yang aneh terjadi dalam diriku…

Ya, aku memang bukan lesbian….

Karena saat ini aku sama sekali tak merasa cemburu…

Padahal saat ini Yuri sedang menceritakan kebimbangannya tentang kisah cintanya, ia sedang mencintai seorang pria yang umurnya lebih muda darinya dan yang menyakitkan adalah pria itu tak pernah sadar bahwa Yuri mencintainya. Pria itu hanya menganggap Yuri sebagai kakak perempuan yang dijadikan tempat curhat dan aksi pamer pacar-pacarnya.

Seharusnya aku tidak berpikir bahwa aku adalah seorang lesbian…

Tapi sesuatu yang aneh telah merasuki pikiranku….

Karena bagaimana bisa seorang gadis normal sepertiku bisa berpikir ingin memiliki diri Yuri…selalu ingin bersamanya…menyukai semua yang ada pada dirinya dan ingin merasakan bibirnya yang aku rasa…sangat indah.

Jadi bagaimana seorang gadis normal mempunyai pikiran menyimpang seperti itu….

Apa aku memang seorang lesbian???

Pilihan?? Aku tak ada ide untuk itu…” desahnya pelan.

Terlihat jelas Yuri sangat mencintai Minho, pria kekanak-kanakan yang yang gemar berganti-ganti pacar. Dan bodohnya Yuri malah menikmati segala rasa sakitnya itu…

Ya, mungkin itu salah satu rasa yang disebut…cinta.

Lupakan dia, berkencanlah dengan pria lain…Choi Siwon…Jung Yunho…bukankah mereka menyukaimu..?” saranku sembarangan.

Ya, aku hanya sembarangan bicara karena aku tak pernah merasakan sakit yang Yuri rasakan saat ini.

Dan….aku rasa aku memang bukan lesbian…

Karena saat ini aku malah memberi Yuri saran agar ia berkencan dengan pria lain.

Hm..apa itu akan berhasil?!” tanyanya tak yakin dengan ideku.

Aku angkat bahu lalu meneguk minuman di hadapanku.

Coba saja….tak ada salahnya?!”

Yuri terlihat berpikir sejenak, lalu tangannya kembali meraih sebatang rokok dan menyulutnya.

Sungguh…aku benci rokok…

Tapi pesona Yuri telah mengalahkan segala logikaku…

Anehkan???

Dia adalah wanita..tapi aku bisa terpesona yang sangat mengaguminya diluar batas wajarku.

Ok…aku coba…” katanya lalu meraih handphonenya dan menghubungi seseorang.

Aku hanya terdiam menatap apa yang sedang ia lakukan.

Tanpa dapat aku kendalikan mataku menjelajahi wajah Yuri yang membuatku tak mampu berkedip atau berpaling.

Matanya indah…

Bibirnya pun indah…

Tapi yang terpenting dari segala fisik Yuri adalah….karakternya…

Aku sangat menyukai karakter Yuri.

Ia terlihat berbeda dari kebanyakan orang yang aku kenal…

Dalam dirinya aku bagai menemukan cermin yang membiasakan sisi gelapku…

Aku bagai menemukan sisi diriku yang tak dapat aku ungkapkan pada orang lain selama ini…

Kami memang berbeda…

Kami memang memiliki banyak hal yang bertolak belakang…

Tapi pemikiran dan sebagian kesamaan dari diri kami itulah yang membuat kami dapat dekat…

Oppa….?!” Yuri berbicara pada orang yang ia hubungi.

Apa ajakanmu untuk makan malam bersama masih berlaku?” tanyanya sambil menatapku, aku tersenyum kecil sebagai tanda memberi dukungan atas sikapnya itu.

Dan aneh..aku sama sekali tidak merasa cemburu atau terluka…

Aku bahkan mendukungnya…..

Baiklah, ke sini saja, aku sedang di kantin kantor…aku bersama Yoona..” kata Yuri sambil tersenyum padaku.

Hm…aku suka sekali melihatnya tersenyum seperti itu.

Iapun memutuskan panggilan telponnya dan menatapku sambil menghisap rokoknya.

Siwon oppa akan ke sini bersama Kibum oppa..” katanya sambil menatap jahil padaku.

Aku menatapnya tak percaya.

Kibum oppa???

Ah…aku hampir saja lupa tentang pria itu…

Kibum oppa….

Ia adalah pacarku….

Ok…itulah yang membuatku bimbang….

Aku menyukai Kibum oppa…

Aku rasa aku mencintainya….

Tapi masalahnya adalah…

Yang aku rasakan pada Kibum oppa…juga aku rasakan pada Yuri.

Rasa nyaman dan ingin menyayanginya…

Aku bukan lesbian tapi….

Hey….??!!” terdengar suara Siwon yang berjalan menghampiri kami.

Yuri melambaikan tangan dan aku tersenyum pada Kibum oppa yang berjalan di samping Siwon oppa.

Kibum oppa membalas dengan tersenyum seperti biasanya…

Dan..aku suka dengan senyumnya yang menawan itu…

Jadi….ada apa??” tanya Siwon oppa saat duduk bersama kami.

Yuri melirikku sekilas lalu tersenyum kaku pada Siwon oppa.

Hm…aku suka dengan sikap Yuri yang seperti itu…ia terlihat lucu.

Apa yang membuatmu berubah pikiran Yul?” tanya Siwon oppa penasaran..

Yuri tersenyum tersenyum kecil lalu menghisap panjang rokoknya.

Aku benci asap rokok…..

Tapi aku sama sekali tak ingin pergi menjauh dari Yuri yang kini sedang menyebarkan racun nikotin pada sekitarnya…

Apa aku harus jelaskan alasannya?” Yuri malah balik bertanya.

Aku tersenyum melihat sikap dingin Yuri.

Sikapnya yang berusaha menutupi perasaannya itu terlihat jelas seperti yang biasa aku lakukan.

Ok aku tidak akan bertanya apapun..selain…kita akan makan malam di mana?!” tanya Siwon oppa terlihat senang, ia seperti tak mempedulikan sikap dingin Yuri.

Yuri angkat bahu dan mengerucutkan bibirnya.

Terserah…” jawabnya datar.

Siwon oppa terlihat sedang memikirkan sesuatu lalu tersenyum pada Yuri.

Ok, aku ada tempat yang cocok, bagaimana kalau berangkat sekarang?” tanya Siwon oppa.

Yuri mengangguk dan segera beranjak.

Ayo…”

Have fun…” kataku pada mereka.

Yuri tersenyum padaku dan berjalan duluan tanpa menunggu Siwon oppa untuk jalan bersama.

Aku ingin tertawa melihat sikap dingin dan cuek Yuri…

Hm..apa aku juga sering melakukan hal itu???
Ya, aku rasa aku sering bersikap seperti itu…

Karena itu aku katakan tadi…

Aku seperti melihat cermin dalam diri Yuri.

Yoona, bagaimana kalau kita juga berkencan?” tanya Kibum oppa.

Aku menoleh ke arahnya dan mengangguk setuju..

Ok..kalau begitu kamu tunggu di lobi..aku akan ambil mobil dulu…” kata Kibum oppa terlihat senang, aku mengangguk lagi dan tersenyum lebar padanya.

Kibum oppapun pergi meninggalkanku…

Aku tersenyum menatap punggungnya…

Aku pun menyukai pria itu…

dan aku rasa rasa suka ini adalah sesuatu yang sering dimanakan sebagai ‘cinta’.

Cinta yang aku rasakan terhadap lawan jenisku…

Rasa suka yang normal sebagai seorang gadis normal…..

Jadi….apa yang sedang terjadi padaku saat ini???
Aku bukan lesbian tapi…..???

Apa kamu tahu apa yang sedang terjadi padaku saat ini??

Dan apa yang harus aku lakukan sekarang???

Apa kamu punya saran untuk itu???

Katakan saja..tapi tolong jangan hakimi aku..OK!

=THE END=

NOTE: Bila ada yang merasa karakternya aku pakai, aku mohon maaf karena memang karaktermu sangat menarik…

Kalau ada yang tersingung atau tidak suka dengan cerita ini silahkan protes…

Buat para Grellfics..untuk cerita ini…jangan minta sekuelnya ya…^^

Dan kalau bisa tolong kasih pendapat kalian secara obyektif..lepas dari karakter Yoona dan Yuri yang aku pakai..OK!!