Ini FF Lama yang aku buka protekannya..
Buat yang ngga suka CERITA NC sebaiknya JANGAN DIBACA!!!
COZ LOVE
TIFFANY – YURI – DONGHAE
TOKK!! TOKK!!
Pintu kamarku di ketuk dari luar membuatku terbangun dari alam mimpi yang baru saja aku telusuri.
“Hm..?!” jawabku karena suaraku enggan keluar sepenuhnya.
“Yul…” terdengar suara Tiffany dari luar.
“Masuklah…” kataku yang berusaha membuka mata lebih lebar lagi, aku menoleh ke tempat tidur Yoona, ternyata teman sekamarku itu belum pulang.
Pintupun terbuka dan aku melihat sosok Tiffany di depan pintu.
Ia tersenyum dengan lembut dan menghampiriku yang masih berbaring malas.
“Apa aku mengganggu?!” tanyanya merasa tak enak, aku tersenyum dan menggeleng pelan.
“Ada apa?!” tanyaku dengan mata yang telah terbuka lebar.
Rasa kantukku sedikit hilang.
“Di luar tak ada siapapun…aku jadi sedikit takut, makanya aku ke sini…” terangnya.
“Tadi aku menelpon yang lain dan sepertinya Yoona tak pulang makanya apa boleh aku…tidur di sini…?”
Aku mengangguk.
“Silahkan saja..” jawabku sambil tersenyum lagi.
“Terima kasih..” senangnya wajahnya terlihat sangat manis saat tersenyum dan aku suka itu.
Ia segera naik dan tidur di tempat tidur Yoona.
“Tidurlah Yul, maaf tadi membangunkanmu..”
Aku hanya mengangguk dan kembali memejamkan mataku.
Tapi….
Sekarang aku malah tak bisa kembali lagi ke alam mimpiku.
Rasa kantukku kini sudah menghilang entah kemana. Aku membuka mata dan melihat ke arah Tiffany yang telah memejamkan matanya.
Perlahan aku tersenyum melihat ekspresinya saat tidur.
Wajahnya terlihat sangat manis dan polos.
“Fany-ah..” bisikku tanpa sadar.
“Hm?” jawabnya sambil membuka mata.
Ternyata ia belum tidur.
“Aku pikir kamu sudah tidur..” tawaku merasa tak enak.
Ia tersenyum manis.
“Ada apa?”
“Eng…” aku jadi bingung sendiri karena tadi aku tak sadar memanggil namanya.
“Mau tidur denganku?” tanyaku tiba-tiba.
Hey, ada apa dengan mulutku malam ini…
Aku menyesal mengatakan pertanyaan tadi.
“Maksudmu tidur di situ?” tanyanya sambil menunjuk ke arahku, aku hanya tersenyum kecil.
“Ok..” jawabnya lalu pindah, aku bergeser memberinya tempat.
Aku suka ini…ia tak menolak dan terlihat senang saat berada di sisiku.
“Hangat..” senangnya saat masuk ke dalam selimut.
“Ini lebih hangat…” kataku seraya memeluknya dengan erat.
“Nyaman…”bisiknya senang kami sama-sama tersenyum.
Tubuh Tiffany terasa hangat hingga membuat hatikupun merasa hangat pula, dengan jarak sedekat ini aku dapat mencium harum tubuhnya, aku suka dengan bau tubuhnya.
Perlahan aku membelai lembut rambutnya yang halus.
Ia menatapku dan tersenyum lembut.
Aishhh menatap Tiffany sedekat ini membuatku tiba-tiba membuatku menjadi sedikit gugup.
Dan entah apa yang sedang aku pikirkan saat ini karena sekarang bibirku malah menghampiri bibir Tiffany dan….
Ternyata ia menyambutnya…
Kini kami sedang berciuman..dan mulai bermain bersama..
Aku dapat merasakan bibir lembutnya yang hangat, perlahan aku mengangkat tubuhku dan merubah posisi di atas, itu aku lakukan tanpa melepaskan ciuman kami…
Tubuh kami bergesek dan aku dapat merasakan halus tubuhnya saat menyentuh kulitku.
“Fany..”desahku diantara sela ciuman kami.
“Hm..”
Aku menarik bibirku dan menatapnya.
“Apa ini…di teruskan..?!” tanyaku sedikit ragu.
Karena ini adalah hal yang aneh.
Kami berdua adalah sesama jenis dan bersahabat namun entah apa yang telah merasuki kami malam ini, rasanya aku ingin sekali bersamanya dan tak ingin melepasnya.
Tiffany tersenyum lembut dan menarik lembut kepalaku dan melanjutkan ciuman kami.
Ok, aku rasa aku sudah tau jawabannya…
Kini aku mulai menelusuri lekuk tubuh Tiffany dengan tanganku, ia pun melakukan hal yang sama, ia mulai membuka kancing piyamaku, itu membuatku menghentikan ciuman kami.
Aku membelai rambut lalu wajahnya saat ia membuka piyamaku, aku melihat senyumnya saat melihat dadaku.
Tanpa mengatakan apapun aku segera menghampiri lehernya dan menciumi atau sesekali menghisapnya.
Ia mendesah lembut menikmati permainanku.
Dapat aku rasakan tangannya yang menelusuri punggungku dan beranjak turun masuk ke dalam celanaku.
Tanganku sendiri kini berada di payudaranya dan sesekali meremas lembut miliknya.
“Yul…” panggilnya.
“Hm..?” jawabku tanpa melihatnya kini tanganku sedang bergerilya masuk ke dalam celananya dan dengan perlahan aku menarik turun dari pinggangnya.
Ia tertawa kecil namun tak mengatakan apapun lagi.
Kini kami berdua dalam kondisi hampir telanjang.
Peluh membanjiri tubuh kami berdua dalam kenikmatan.
Aku tak tahu berapa lama kami telah melakukan hal ini, namun kini aku mulai lelah hingga jatuh di atas tubuhnya, ia memelukku dengan lembut dan membelai rambutku dan berantakan.
“Saranghae…” bisiknya seraya mencium keningku.
*#*#*#*
“Hey…!!” seseorang menepuk pundakku dari belakang membuatku terkejut.
“Oppa?!” Pekikku kesal dengan tingkah Donghae yang usil, ia tertawa senang karena melihat kekesalanku.
“Makanya jangan melamun terus…dari tadi aku panggil tapi tak dengar…memangnya sedang melamunkan apa?” tanyanya sambil mendekati wajahku.
“Bukan urusanmu oppa..” kataku sambil berpaling darinya. Aku segera membereskan barang-barangku untuk bersiap pulang.
“Langsung kembali ke dorm?” tanyanya memperhatikanku.
“Iya, aku lelah..” jawabku singkat.
“Aku pulang dulu..” pamitku.
“Aku antar..” katanya seraya menarik tanganku.
“Tidak perlu..aku bisa…”
“Jangan menolak..OK!!” tegasnya tanpa melepaskan tanganku.
Aku tak menolak lagi…
Aku sudah kelelahan karena berlatih menari sejak pagi untuk sebuah perfoma, karena itu aku tak ingin berdebat dengannya.
*#*#*#*
“Apa aku boleh mampir..?” tanyanya saat tiba di pelataran apartemenku.
“Sebaiknya jangan, jangan sampai ada scandal lagi..aku malas..” jawabku.
Ia tersenyum kecut dan masih menatapku.
“Yuri…” panggilnya lembut, aku yang bersiap turun jadi melihat ke arahnya.
“Aku rasa..aku suka kamu…” akunya dengan tatapan tajam.
Aku hanya terdiam, aku tahu perasaan Donghae oppa padaku, dari sikap baiknya aku rasa ia telah menganggapku lebih dari seorang junior atau adik.
Beberapa memberku juga pernah mengatakan hal itu, jadi saat ini aku sama sekali tak terkejut dengan pernyataannya itu.
Aku tersenyum lembut.
“Terima kasih..” jawabku.
Ia masih menatapku bagai menunggu kelanjutan ucapanku.
“Aku permisi…sampai jumpa besok..” kataku lagi sambil sedikit membungkuk lalu keluar dari mobilnya.
Saat aku masuk ke dalam gedung, mobilnya masih berada di sana.
Aku rasa, aku telah mengecewakannya.
Tapi..akupun tak ingin berpura-pura lagi..
Aku hanya menganggapnya sebagai senior dan kakak laki-lakiku saja..tak lebih!
Dengan tenang aku berjalan menuju lift untuk naik ke dorm.
“Yul..” seseorang memanggilku dari belakang dan aku tahu siapa pemilik suara itu, begitu aku berbalik sosok Tiffany sedang berlari kecil menghampiriku.
Aku suka melihatnya yang sedang tersenyum ke arahku.
“Baru pulang juga?” tanyaku saat ia berdiri di hadapanku.
Ia menggangguk dan melingkarkan kedua tangannya di lengan kananku, kami berdua masuk ke lift bersama.
“Senangnya bisa bertemu di sini..” katanya sambil bersandar pada lenganku.
Aku tersenyum dan membelai rambutnya.
“Aku tadi melihatmu dengan Donghae oppa..kalian seperti membicarakan sesuatu yang serius..”
Aku mengangguk.
“Tadi..Donghae oppa bilang suka padaku..” jawabku santai namun sepertinya ia terkejut mendengarnya hingga menatapku dengan tajam.
“Lalu..?” tanyanya penasaran.
“Lalu apa?!” aku malah balik bertanya dan membalas tatapannya.
Aku suka melihat ekspresi wajahnya saat ini.
“Kamu..jawab apa?!”
“Hm..terima kasih…”
“Hanya itu..?!!” tanyanya tak yakin.
Aku berpikir sejenak mencoba mengingat apa yang tadi aku ucapkan.
“Aku pamit dan turun..” kataku lagi.
“Hanya itu?!” tanyanya tak percaya, membuat senyumku mengembang.
Ekspresinya sangat mengemaskan.
“Memangnya ada yang kamu harapkan?” aku balik bertanya, ia menghela nafas dan tertunduk.
“Fany-ah..” panggilku, ia mengangkat wajahnya dengan lesu.
Dengan cepat aku mencium bibirnya membuatnya terkejut.
TING!!!
Pintu lift terbuka.
“Ayo..” aku mengandeng tangannya dan mengajaknya keluar, dengan sudut mataku aku dapat melihat senyumnya mengembang.
Aku mempererat genggamanku saat kami berjalan beriringan.
Saat ini aku hanya ingin bersama pemilik tangan ini saja…
Tak ingin dengan yang lain…
*#*#*#*
“Seohyun tolong panggilkan yang lain..” pinta Hyoyeon saat meletakkan hidangan terakhir untuk makan malam mereka.
“Baik..”
“Biar Fany aku yang panggil..” kataku cepat sambil melepas celemek yang aku pakai, Seohyun tersenyum senang dan keluar dari dapur.
Aku segera menghampiri kamar Tiffany.
“Fany-ah..” panggilku seraya mengetuk pintu kamarnya, namun tak ada jawaban dari dalam.
Saat aku membuka pintu ternyata kamarnya kosong dan sayup-sayup terdengar gemericik air dari kamar mandi. Aku tersenyum dan melangkah masuk, sepertinya ia sedang mandi.
Dengan hati-hati aku kembali menutup pintu, aku ingin mengejutkannya..
Tapi…
“Yul..?!” Aku malah terkejut karena begitu aku menutup pintu dan berbalik ternyata ia sudah keluar dari kamar mandi.
Kini mataku hanya mampu terpaku menatap sosoknya yang hanya berbalut handuk.
“Ada apa?!” tanyanya sambil melangkah menghampiriku.
Aku tersenyum kaku dan menelan ludahku.
“Makan…malam…sudah siap..” jawabku terbata tanpa mengedipkan mata darinya.
“Ok..aku bersiap dulu…” katanya lalu berjalan menuju lemari pakaian.
Tapi dengan cepat aku langsung memeluk tubuhnya dari belakang, aku bagai merasa ada daya magnet yang menarikku untuk melakukan itu, sesaat ia terkejut namun ia hanya tertawa.
Dari belakang aku mencium pundaknya, tubuhnya sangat harum membuatku makin tak ingin melepasnya.
“Yul..aku lapar..jangan sekarang…” pintanya tapi ia sama sekali tak menolak segala sentuhanku, ia malah terlihat menikmatinya.
Aku tak menghiraukan permintaannya, tanganku malah menarik pelan handuk yang melingkar di tubuhnya.
“Yul..!!” pekiknya kaget, tapi aku hanya tertawa jahil.
Kini, aku tak tahan lagi..
tak ada selembar benangpun ditubuhnya, nafasku sedikit sesak menatap tubuhnya yang polos.
Ia mencoba meraih handuknya namun dengan cepat aku menarik tubuhnya kepelukanku..
“Yul..aku…eng…” tanpa memberinya kesempatan aku langsung membungkam bibirnya dengan ciumanku.
Kini ia tak protes lagi bahkan mulai larut dalam permainanku, perlahan aku mendorong tubuhnya ke arah tempat tidur dan langsung menindihi tubuhnya.
“Yul ini tidak adil..” protesnya saat ciuman kami terlepas.
“Kenapa?”
“Kenapa hanya aku yang…” ia tak meneruskan ucapannya karena malu.
Aku hanya tertawa melihat wajahnya yang memerah.
“Jadi kamu juga mau aku melepas pakaianku dan…”
“Onnie…Yuri onnie..?!” tiba-tiba terdengar suara Seohyun.
Aku dan Tiffany menjadi panik, aku tak dapat bayangkan bagaimana bila Seohyun melihat apa yang sedang kami lakukan saat ini.
“Ya..?!” jawabku cepat.
“Di luar ada Donghae oppa mencarimu…”
“Oh ok…aku ke sana sekarang..” jawabku cepat sambil bangkit dari atas tubuh Tiffany.
Dan aku bersyukur Seohyun tak masuk, aku mendengar ia memanggil Jessica dan menjauh dari kamar ini.
Aku menghela nafas lega.
“Yul…”
“Ya?”
“Apa kamu masih berhubungan dengan Donghae oppa?” tanyanya dengan suara menekan, aku menatapnya dan melihat wajahnya berubah serius..dia mungkin sedang cemburu.
“Jangan lupa, kita ini satu agensi jadi tak mungkin menjauhi Donghae oppa begitu saja. Jadi tenanglah..”aku tersenyum lembut padanya.
Ia hanya menghela nafas dan ikut bangkit.
Sekilas aku melihatnya saat ia kembali memakai handuknya.
“Fany-ah..”
“Hm..” balasnya tanpa menatapku.
“Saranghae..” kataku lalu keluar dari kamarnya.
Aku suka saat ia sedang cemburu..
*#*#*#*
“Hey ayo bersiap pulang..” ajak Taeyeon saat masuk ke ruang latihan kami.
“Akhirnya…ayo..” lega Jessica karena ia telah kelelahan.
Kami semua membereskan barang bawaan dan bersiap pulang ke dorm.
“Mana Fany..?” tany Taeyeon saat menghitung jumlah kami.
Aku langsung melihat teman-temanku satu persatu dan baru sadar ia tak ada diantara kami.
“Biar aku cari..” kataku lalu berlari ke luar ruangan.
Aku menelpon ponselnya tapi tak dijawab.
Ada apa? Tak biasanya panggilanku tak dihiraukan.
“Onnie, apa melihat Tiffany?” tanyaku pada seorang staff yang aku temui.
“Sepertinya di lantai atas, mungkin ke atap..”
Aku mengangguk terima kasih dan tanpa pikir panjang langsung ke sana.
Dan sepertinya memang benar, pintu atap gedung terbuka seperti ada orang di luar.
Aku tersenyum jahil dan ingin mengejutkannya.
Dengan hati-hati aku keluar, suasana terlihat sepi, itu membuatku sedikit bingung.
Tapi mataku tiba-tiba menangkap sebuah pemandangan yang tak pernah terpikirkan sebelumnya olehku.
Dengan jelas aku melihat Tiffany sedang berciumann dengan Donghae oppa, aku hanya mampu membatu menatap mereka.
Mereka berciuman dengan sangat erat, keduanya tak sadar dengan kehadiran orang lain karena sedang larut dalam ciuman mereka.
Kini aku bagai merasa seperti orang bodoh..
Pria itu sempat mengatakan menyukaiku namun kini ia sedang mencium Tiffany dengan sangat liar.
Sedangkan Tiffany yang sering mengatakan cinta padaku, kinipun melakukan hal yang sama pada Donghae..
Perlahan aku melangkah mundur tanpa suara dan pergi dari tempat itu dengan membawa kebencian pada mereka berdua.
*#*#*#*
“Yul..” Tiffany tiba-tiba memelukku dari belakang saat aku menyendiri di balkon dorm.
Tubuhnya terasa harum namun aku tak lagi menyukai harumnya.
Kami berdua membisu sesaat, aku menghela nafas dalam-dalam.
“Fany-ah..” ujarku pelan.
“Ya..?”
“Kita..berpisah saja..” kataku pelan.
“APA?!” kagetnya.
Aku melepas tangannya yang sedang memelukku dan berbalik melihatnya.
“Sebaiknya kita jangan seperti ini lagi..aku mau kita hanya menjadi teman kerja..itu saja..” tegasku lagi.
Aku melihat matanya mulai berkaca-kaca menahan tangis.
“Ke-kena-pa?” tanyanya terbata, kini airmatanya mulai mengalir.
“Aku tak ingin bersama dengan orang yang telah berhianat..”
“Apa?!” tanyanya terlihat bingung.
“Aku tak mengerti kenapa kamu masih bisa memelukku padahal tadi kamu berciuman dengan Donghae oppa..”
ia terlihat terkejut menndengar kata-kataku.
“Kita…sudah berakhir..” bisikku yang juga sangat terluka.
“Aku bisa jelaskan..ini..”
“Jangan bilang ini hanya salah paham atau apapun yang memposisikanmu sebagai korban…aku melihat kalian…tak ada paksaan di sana…kamu menikmatinya..dan itu sudah cukup untuk perpisahan ini..” kataku lagi mencoba untuk tenang.
Akupun meninggalkannya sendiri di balkon, aku dapat mendengar tangisnya namun aku tak ingin berbalik untuk memeluknya, karena aku juga merasakan sakit karena perpisahan ini.
*#*#*#*
Tiffany’s POV
Airmataku mengalir deras aku hanya mampu melihat punggung Yuri yang menjauh lalu menghilang dari hadapanku.
~flashback~
“Fany-ah apa Yuri ada?” tanya Donghae saat menghampiriku yang ingin masuk ke ruang latihan.
“Memangnya ada apa?” aku balik bertanya, Donghae tersenyum senang.
“Ada yang ingin aku berikan padanya..”
Aku menatapnya dengan sedikit kesal, bukannya Yuri telah menolakknya tapi kenapa ia masih terus mengejar Yuri.
“Oppa, bisa bicara sebentar?” tanyaku begitu sebuah ide terlintas di benakku.
“Bisa, ada apa?”
“Nanti kamu akan tahu, bagaimana kalau kita ke atas..” ajakku.
Kamipun naik ke atap gedung, di sana tempatnya tenang dan tak ada gangguan.
“Ada apa sampai kita harus bicara di sini?” tanyanya terlihat penasaran, aku tersenyum kecil.
“Apa benar oppa menyukai Yuri dengan sungguh-sungguh?” tanyaku to the point, aku melihatnya terkejut tapi perlahan ia tersenyum dan mengangguk tegas.
“Ya, kenapa? Apa kamu mau membantuku?” tanyanya antusias.
Aku menggeleng.
“Tidak, aku hanya ingin pastikan saja..”
Ia malah tertawa mendengar ucapanku.
“Fany-ah..kamu lucu sekali..” tawanya sambil membelai rambutku.
Tapi aku sama sekali tak tertawa atau tersenyum, karena aku malah kesal dengan sikapnya.
“Lalu bagaimana kalau oppa buktikan, aku ingin tau seberapa besar cinta oppa ke Yul..”
Ia menatapku dan perlahan tawanya berhenti.
“Ok, bagaimana caranya?”
Aku menghela nafas dan melihatnya dengan tajam.
“Cium aku..”
“APA?!!”
Tanpa mengulang lagi aku langsung menarik kerah bajunya dan mencium bibirnya.
Ia terlihat terkejut dan mencoba menolak tapi dengan cepat aku menciumnya dengan erat bahkan menggunakan lidahku, perlahan ia mulai terpancing dan membiarkan ciumanku, ia bahkan mulai membalas ciumanku.
Aku tersenyum dan meneruskan perbuatanku.
Ternyata hanya begitu saja kekuatan cinta pria ini pada Yuri…
~Flashback End~
Aku rasa, cintaku lebih besar dari Lee Donghae..
Tapi karena cinta ini tanpa aku sadari malah melukainya..
Kini ia tak ingin bersamaku lagi..
Memaksanya hanya akan membuatnya menderita…
Melindunginya…
Mungkin hanya itu yang dapat aku lakukan untuk menjaga cinta ini…
Saranghae Yul…Saranghae!!!
=THE END=
Buat yang udah baca tolong saran dan kritiknya karena ini FF NC-ku yang sengaja aku buat agak ekstrim, tapi karena aku bukan penulis FF NC, jadi klo aneh tolong kritikannya..
















NataRizz
First??
Huaaaa
Kasian Yul….
Nice~!
HeLLeN
makkash ya dah mau baca…
salam kenal^^
ain
iya aq yg udah bacaaa, tp da………….
hehehe…
yahh nie NC-17 koe bkan 21…hehe
sayang yulti gak jadi emng dah melekat yulsic dehh
tp aq tetep YULTIMATE…#pisss~
hehehe…
gak aneh koe,,bagus…
aq malah fokus ma konflik hae,yul,fanyy bkan ma NC.y
*b’arti emng blom mahir bwt ff NC…#plak…!!
hehehe…
agak sedih jg yulti gak jd, al’y fany~aahh dia kasian,,demi yul dia laku’n itu ato mngkin mlh demen x ma hae…hehehe
mmmm…
kalo d’lanjut.n bakal seru tuhhh, tp kayak’y ujung2.y ttp yulsic…
hehehe…
Hwaiting…Hwaiting…!!!
^_^
HeLLeN
hahahahhahah
emang aku bukan ahlinya ni…
tapi entar aku bener2 pengenn nyoba bikin real NC…
coz rasanya belum bisa2 tuch^^
makasih dah mau komen ya^^
shawolelf
Aigooo~ baru kali ini ngebaca ff nc buatan hellen hehehehee sediiih ceritanyaaa
HeLLeN
heheheheheh aneh banget ya…
ini kan baru belajar^^
Dorky SONE
Hemmm…
NC’nya gak parah oenn, gak terlalu mendalam <- sok akrab
Kasian tiffany, selalu aja B'pisah sama yuri *di getok tiffany
HeLLeN
yaiyalah kan Yul hanya punya sica aja^^
tapi sekali2 Taeri yuk hehehheheehe
rovers
Ncnya bagus, ga hardnc. Kata” yg d pke buat gambarin nc jg bgs,, ga bikin pusing..
Aku suka konflik nya, tp sayang sad ending n cara tiff bwt nguji hae gimana gt hehehe…
HeLLeN
iya aku juga ngga berani bikin yang hardNC…
ngga bisa bayangin juga hehehe
makasih ya dah mau baca^^
NataRizz
Huaaaa
Kasian Yul….
Nice~!
HeLLeN
makasih ya..
dan maaf baru bisa reply^^”
jiyachan
walah..setelah sekian lama hiatus akhir nya….
NC nya biasa aja ah… #eaaaaa
yulti selalu berpisah ya.. hehehe..
lanjutin dong… bikin ending nya yulsic/taeny.. hohohoho….
di tunggu next update nya ya..
HeLLeN
iya maklumin aja author bukan fans mereka hehehehe
Fheena
Bguz kok unn nc-nya,,
tmbn g bwt yulsic???udh g yulsic shipper lagi y??
endingnya bgus unn,y mskpun bkan happy ending sih…
HeLLeN
iya kebetulan pengen bikin pair lain, pengennya taeri tapi susah banget makanya bikin yulti aja…mereka lumayan mersra juga makanya aku pake^^”
Mayumi25
Ini NC-nya gak terlalu jelas,
Kalau menurut aku masih 17 *sotoy lo/dijitak author* xD
Yuri merasa dikhianati ya =,=a
Aku kirain Fany beneran ada main sm Hae xDDD
HeLLeN
iya author belum bisa bikin yang frontal makanya jadinya kagak gini hehehehehhe
4_R
Uh wowww,, setelah sekian lama ga maen kesini,, tb2 buka blogmu eh ada knot udh update,, trus,,trus,,truss,, ff yulti NC nya udh dibuka.. Woowww serasa dpt bonus..LOL..
Kangennnnnnn.. Hehe
Ceritanya bgus kok k,, gmn yah,, ku malah suka sm penggambaran ff NCnya ga terlalu vulgar, cos,, kalo ku pribadi, kalo bc ff NC pake bahasa indo, n kalo itu terlalu vulgar bahasanya malah jd geli and enek sendiri. Berasa aneh gt kalo pake b. Indo. Aduhh apayah,, rasanya tuh bacanya jd malu sendiri. Hehe,, itu kalo aku sih.. Jd kalo menurutku FF NC mu udh pas aja, jgn terlalu lebih dr ini. Errrr.. Hehe.
Tp, ku pribadi, lebih nikmatin konflik and drama dr FF ini dr segi yultihae nya. Complicated yo!!
Masi bisa di bikin sekuel nih FFnya.hehe,, kalo ada ide and waktu buat ngembangin ceritanya bs tambah keren ini k. Hehe,,
Ok,, mw lanjut ke knot dulu… Wewwwww.. Kangen KNOT!!
Bye,, hwaiting ^^
HeLLeN
yup makasih klo suka dengan penggambaranku hehhehehe
aku juga paas nulis ngerasa aneh dan ngga tega bikin yang terlalu vulgar n emang belum bisa hehehehhe
makasih ya dah mau komen..
Jeje
critanya bagus, engk kurang engk lebih..jadi pas lah..hhee
wlau pun nc nya engk trlalu hot tpi tetep kren..aplagi dri segi bhasa nya rapi dn jelas..beuh mantap dah..hhee
Dtnggu update nye yakk…
HeLLeN
msksih ya kalo suka^^
larazSONELF
onnie.. kangen nih.. kangeenn.. hehe
seperti biasa,, cerita onnie emang gak ketebak endingnya,, hehe
lanjutkan onnie ^^
eh,, aq mau baca yg knot 13 nih,, bye,, hehe
HeLLeN
hehehehehhee ya makasih klo ada yang kangen….
terrybonk
언니~~ lama tak jumpa…. wah maen lg kseni udh ada aja knot 13 ff ini jg d.buka,trus yg laennya jg..aahh onnie aku kangen ma onnie sma tulisan onnie…
yg ini ncnya ga trlalu lah onnie jd gpp hehehe tp sy selalu ska ma tulisan onnie krn mnrut aku tulisan onnie itu selalu beda dr yg laen..wlpn genre dan jalan crtanya sma.. tp onnie selalu buat pnulisannya ato penyampaiannya itu beda..Kereen bgt pokoknya…
saya bkannya berlbhan loh onnie tp emang gtu kenyataannya hahahaha
파이팅 언니!!!!
I like it I like it….
언니…apa onnie nt mw hiatus lg??aennya jg..aahh onnie aku kangen ma onnie sma tulisan onnie…
yg ini ncnya ga trlalu lah onnie jd gpp hehehe tp sy selalu ska ma tulisan onnie krn mnrut aku tulisan onnie itu selalu beda dr yg laen..wlpn genre dan jalan crtanya sma.. tp onnie selalu buat pnulisannya ato penyampaiannya itu beda..Kereen bgt pokoknya…
saya bkannya berlbhan loh onnie tp emang gtu kenyataannya hahahaha
파이팅 언니!!!!
I like it I like it….
언니…apa onnie nt mw hiatus lg??
HeLLeN
makasih banget buat…pujiannya…
seneng banget ada yang suka bahasaku coz kadang aku sendiri ngerasa bahasaku tu ribet hehehhehe
sekarang emang lagi coba atur waktu buat nulis lagi sso sabar ya…aku usahain balik nulis^^
widy
udah lama gg mampir… gitu liat NC…. langsung liat lg ke atas…. beneran ponya onnie hellen gg… eh tau.a bener…..
wah… daebak onn….. suka… kasian onnie tiffany…. huhuhu……
emmm…. sukses trus ya onn…
HeLLeN
hahahahahhahahaha kau menyindirku ya….
ya sekali2 author harus nyoba genre yang menyimpang hehhehehehehe
dheanggraini21
hahaha.. udah lama ga ke blog ini pas baru buka… WOW !! suguhannya NC !! lolol
hehehehe…
untung umurku udah legal~ #abaikan
i must cacth up everything in this blog.. cause i’m kinda left behind,kekeke…
hmmm.. can i put ur fic for R instead of NC?? karena ini belum terlalu vulgar masih dalam batas normal.. #eaaaaa #ketahuanseringbacaNC
ok, i feel bad for Fany cause she’s nothing doing wrong.. she just want to prove, if Donghae really mean that he love Yuri.. so we can see that he not sincerely…
tapi Yuri malah jadi salah paham gituuu.. ahh payah !! lol
suka sama ceritanya
kayanya onnie udah mulai berani #frontal ya ?? ^^v don’t get me wrong.. cause first time i visited ur blog it’s rare to find YuRi genre.. it’s like u avoiding to write that kind of genre,hahahaha…
Fighting !! ^^~
ps: astaga comment ku panjang !! udah kaya curhat.. ==” mianhae unnie *bow*
HeLLeN
hahahhahahah bukannya berani tapi emang penasaran pengen nyoba yang agak lebih dari yang baiasanya aku buat…
tapi karena belum berani banget makanya jadinya kayak gini hehehhehe
monkey086
halooo onniii^^
duuhh kangenn bangett sama onniii ^^
jarang maen.. sekali maen disugguh in ff baruu .. dan ff ini di bukaa
ff nc nya gak terlalu nc kok onn ^^
hehehhee…
nc feel nya dapet
salut banget onni bisa dapet feel nc nya hehehe…
padahal kan nc itu bukan onni bangett
tapi keren dehh hehehehe..
tapi ending nya kurang onnn… menurutku..
kurang menggugah hati *plak*
kan ceritanya Fany berkorban buat Yuri…
tapi sedikit kurang dapet feel nya…
hehehe…
mian sok tahu.. ;(
ceritanya baguss kok.. cum endingnya kurang nendang aja onn hehehhe….
padahal bisa di buat lebih mellow sedikit… endingnya…
hehehehe…. ^^
keren onn ^^
hwaitiingg
HeLLeN
kurang nendang???
apa harus dibaut lebih tragis ;agi??? hahahahhaha
ya kapan2 aku coba dech^^
Lereen
Kasian skali yul..

Hae jga kok ikut2 cium si Fany? *?*
Bgs kok ff-nya eon!
Daebak!
HeLLeN
makasih ya klo suka^^
kazamasoneGABRIEL_LUCIFER
Lama tak brkunjung
haahahaha
apapun yg hellen onnie buat…aku sukaaa!!! Hahaha
HeLLeN
hehehhehhe makasih^^
va icelfhisy wife
kasian tiff yang ditinggalin
kasian yul juga yang salah paham
donghae juga ga dapet apa”
kerenn tapinya ini ff
HeLLeN
yup itu intinya…
makasi dah mau baca ya…
monadiyan
Gk nyangka onnie berani bikin FF kaya gini..
Daebak~ ^^
HeLLeN
HAHAHAHHAHA jadi ngga enak ni^^”
Hara
agak ga ngerti sama tiffany
aku rada bingung sama maksud tiffany nyium donghae gitu.
aku suka sama karakternya yuri
dia kuat dan sabar. keren
nice fanfic unni ^^
HeLLeN
dia cuma mau nyoba hae dan alihin perhatian hae dari yul…
hehehhe makaasi ya klo suka…
khfflovers
wohooo..
ncnya gak hot. tp keren. brasa bag. dr crita.
justru yg krasa nendang disini critanya.. *plakk..
wiw. feel sorry for fany cause she just test hae if he sincerely love yul or not. but yeah, in wrong way.. jadiny yul salah kaprah..
kl bisa dikembangin lagi *aka sekuel
pnasaran ma critanya. kasian si yulti sad end
lanjut! smngat! :3
HeLLeN
hahahahah ngga tau ni, sampai saat ini bellum ada planning buat lanjutin..
entar nunggu wangsit aja dech…
artasnowbell
ini bkan nyata kn????
HeLLeN
bukanlah, just fiction^^
beenimnida
ini namanyaaaa smuuutt~ yeaaahh~ kupikir kamu ga nulis smut ato NC..
huwaa.. aku sebenernya kurang suka yuri sih (yuri yg jenis cerita, lawannya yaoi, bukan yuri snsd), tp yah, udah terlanjur baca terusin ajah. Untungnya, smut doang, ga diterusin.. Hahaha, bikin deg2an. Abisnya aku cewek sih, enaknya ngebayangin yaoi… (Ato lebih tepat dibilang aku ini cewek mesum, ya? whatever lah).
Aku ga banyak baca ceritamu sih, cuman kayaknya ini agak beda ya dari ceritamu yg biasanya. aku ga bicara genre, bicara gaya bahasa. rada lebih… mmm… deskriptif (?) dr yg lainnya. Trs menurut aku nilai lebih cerita ini adalah castnya ga sebanyak biasanya.. Hihihi.. Jadi lebih fokus & lebih enak diikutin. Cuman masalah selera & daya tangkap otak sih, tp untuk aku, cerita yg main-cast-center emang lebih enak diikutin.
Be te we, aku kan ke sini mo baca2 horor yah.. kenapa malah nyantol di NC??? Ketawan nih mesumnyah.. Oya, maen2 yah, ke tempatku? Ceritaku… mmm, romance sih, kebanyakan. 99% malah.. Kalo doyan, silakan dibaca..
annyeong~ *brb cari genre horor*
HeLLeN
hm…sebenarnya belakangan aku sering nulis yuri tapi yang ini paling ekstrim…
tapi karena masih amatir n ngga berani buat vulgar, hasilnya ya kayak gini aja hehhehehe
makasih ya dah suka…
sophiemorore
cerita kamu kbnykn sm town ya
dan akhirnya aku nemuin yang sedikit castnya, dari tadi baca cerita all member snsd castnya jadi berasa keroyokan. haha
ceritanya bagus dan love nya dapat, terlepas dari nc nya lho ya
nc nya g hot kok, tapi berasa maksa *??* iyaaa… well, aku agak sanksi apakah cinta itu sama dengan nc?hm… ini akibat kbnykn baca ff nc, hahaha
HeLLeN
hm..masa sich…banyak kok FF yang cuma ngelibatin beberapa cast aja..
coba cari^^ *sebenarnya author juga lupa hheheheh*
dan bener banget..aku pecinta SMTOWN jadi disini castnya lebih banyak mereka dan lebih fokus ke SNSD coz mereka sumber inspirasiku^^
maksudnya cinta sama dengan NC tu apa ya???
bukannya NC tu singkatan dari No Child??!!!
IgerPark
huweee… Kasian nasibnya Ppany TT__TT
Mending Sama Aku Aja Deh~ #Plakk
HeLLeN
hahahahah ya yulti ngga boleh real makanya endingnya gini #lho?
makasih ya dah mau baca dan tinggalin komentar^^
mahesa
wah yuri-tiffany..pasangan baru nih.. ^^
tapi tetap..aku menikmati cerita ini yang menghibur,meskipun sad ending..
Usul dariku,pairing yoona-seohyun-siwon. ^^
Overall,good story.
HeLLeN
hahahahahn yang satu aja belum terealisasi masa dah req lagi hehheheheh
sebenarnya pair yulti ini emang ada apalagi pas mereka jadi host di music core^^
tapi berhubung aku ngga fokus ke pair ini makanya jarang buat^^
mahesa
iya,gpp noona (aku rasa author lebih tua dr aku),kan hal itu hanya usul,dan realisasi bs di lain waktu.. ^^
agar blog ini lebih berwarna dengan beragam pasangan/skenario noona. ^^
oh iya..noona benar,kan mereka mc music core,aku baru ingat.
HeLLeN
ternyata kamu cowok ya^^
iya ini aku coba cari wangsit dulu hahahahhahah
yup memang niatnya gitu…
aku pengen ada berbagai tema di sini…
dan sekarang lagi berusaha nyelesain tantangan bergenre action di FF KNOT…
ternyata susah juga hahahahhaha
elanahwang
Yah….lagi dan lagi Yulti berpisah….
Bagus, cuma emang rada – rada aneh Onn ceritanya…hehehe
HeLLeN
hahahahha ya maklum author bukan fans Yulti..
Yuri hanya untuk sica hahahahhahah
YoonAddict
Keren ^^ pengen banget ada kelanjutan.a
HeLLeN
ngga ada..
ini kepikiran buat sekuelnya hehehehe
maksih ya dah mau baca dan tinggalin komentar