HeLLeN's Imagination

My World My Rules My Imagination

I HOPE

on 11 May 2010

SNSD – SUPER JUNIOR – SHINEE – 2PM – F(X)

I HOPE



Taemin POV
Hari ini melelahkan, pulang nanti aku ingin langsung tidur, awas saja klo Kang In hyung mengganggu.
Dengan sisa tenaga, Aku mematikan lampu lalu segera menuju pintu.
“Sudah tutup ya?” tanya seorang gadis dengan raut wajah kecewa.
Aku langsung tertegun menatapnya.
“Apa masih bisa aku beli sesuatu…tolonglah?”pintanya penuh harap.
“Oh…bisa kok…butuh apa..?” tanyaku gugup karena jantungku tiba2 berdegup kencang.
Gadis itu tersenyum senang.

DEG!!
Darahku serasa berhenti mengalir melihat senyum manisnya.
“Aku butuh pembalut…” katanya seraya mendekatiku.
“APA!?!” kagetku, seketika aku merasa wajahku memerah.
“Iya..pembalut untuk….”
“OK, tunggu sebentar..”potongku sedikit malu.

Kenapa harus benda seperti itu yang dia cari…
Dan kenapa aku harus berurusan terus dengan kebutuhan wanita seperti itu..
Aku langsung ingat dengan kebiasaan Yoona noona yang selalu menyuruhku membeli benda itu.

“Ini..” aku menyerahkan sebungkus pembalut wanita padanya.
“HEH!!” dia tampak terkejut, lalu tertawa.
Aku menatapnya dengan bingung, tapi jantungku juga makin berdebar melihat tawa lepasnya.
“Yang aku maksud itu…pembalut luka…bukan pembalut ini..” terang gadis itu berusaha menahan tawanya.
Wajahku terasa panas menahan malu.

“Maaf..klo begitu tunggu sebentar..” aku langsung mengambil pembalut yang dia maksud.

****

Nichkhun POV
“Huwahahahahahha…” aku dan Kang In terus saja tertawa mendengar cerita Taemin, sedangkan Yoona menghampiri kami sambil menahan tawanya.
Aku sempat terpanah melihat senyum Yoona yang membuatku makin menyukainya.
“Ini gara2 noona..” omel Taemin melotot ke Yoona.
“Lho kok aku….salah sendiri tidak menunggunya selesai bicara…” kata Yoona seraya duduk disamping maknae-nya.
“Tapi karena noona sering menyuruhku membeli benda itu..makanya diotakku hanya ada…” Taemin tak meneruskan ucapannya karena aku dan Kang In makin tertawa keras.

“Oppa…hari ini libur ya?” tanya Yoona pada Kang In yang masih duduk dengan santai bersama kami.
Biasanya jam segini Kang In ada jadwal siaran radio.
Kang In langsung berhenti tertawa, wajahnya berubah panik.
“Gawat aku terlambat..ini gara2 kamu sich..”kata Kang In seraya menjitak Taemin lalu segera ke kamarnya.
Aku kembali tertawa melihat kepanikan Kang In.
Tak lama Kang In keluar dari kamarnya.
“Aku pergi dulu..semoga Taeyeon tidak marah..” harap Kang In lalu segera berangkat.
“aku ke kamar dulu…” pamit Taemin meninggalkan aku dan Yoona.

Suasana seketika hening dan terasa kaku, tapi memang ini yang aku harapkan.
“Eheemmm..sepi nich..” kataku sambil melihat kamar Taemin yang sudah tertutup rapat..aman!!
Yoona mengangguk, sepertinya ia mengerti maksudku.
Secara perlahan tanganku mulai menghampiri Yoona, ia hanya tersipu malu melihat aksiku.
Tanganku membelai rambut Yoona, lalu turun mengelus pipinya dan perlahan aku menghampiri bibirnya.
“Ok my first kiss…I’m coming…” batinku girang.
Yoona memejamkan mata menunggu aksiku dan….

“NOONAAAA…!!” teriak Taemin yang tiba2 keluar dari kamar, membuat kami langsung membatu.
“Kalian sedang apa?” tanya Taemin yang melihat bibirku yang masih monyong2 ke arah Yoona.
“Eheeem..” dehemku hilang muka dan langsung memperbaiki posisi dudukku
“Ada apa?” tanya Yoona langsung menjauhkan posisi duduknya dariku.
Aku yakin dia juga malu ketahuan Taemin.

“Noona….hyung….aku lupa tanya nama gadis itu…”mewek Taemin dan dengan cuek langsung duduk diantara aku dan Yoona.
“Aku juga lupa tanya no HP..alamat..hobby…umur…zodiak…shio…nama ayah..ibu…kakak…” Yoona langsung mengacak2 rambut Taemin.
“Jangan berlebihan…nanti klo jodoh pasti ketemu kok..”kata Yoona sambil membenahi lagi rambut Taemin yang berantakan.
“Tapi noona…klo ngga ketemu gimana?” tanya Taemin seraya menyandarkan kepalanya dengan manja ke Yoona.
“Ya cari yang lain…kan masih ada Seohyun…”goda Yoona , membuat Taemin makin lemas.
Begitupun denganku yang kecewa karena gagal mendapatkan ciuman pertamaku.

*****

Kang In POV
Rasanya nyaman sekali duduk seperti ini…
Minum kopi sambil melihat Taeyeon dari jauh.
Aku tak tau sejak kapan suka melakukan hal ini, aku juga tak tau sejak kapan mulai menyukai patner kerjaku itu.

Umur kami terpaut 5 tahun, dia juniorku di sini.
Terkadang gadis itu bertingkah seperti adikku…
Terkadang seperti sahabatku…
Dan terkadang seperti kakakku…
Mungkin karena sikapnya itu, aku menyukai Taeyeon.

“Bro…mau sampai kapan mau melihat Taeyeon seperti itu..?” suara Micky mengagetkanku.
Aku tersenyum kecut.
“Ayolah bertindak…sebelum keduluan yang lain..” kata Micky lalu duduk disampingku.
Aku langsung melirik tajam ke arahnya.
“Hey tenanglah..biarpun aku ini playboy tapi aku pantang merebut punya teman…” protes Micky mengerti arti lirikanku.
“Maksudku itu..” mata Micky mengarah ke Junsu yang terlihat menghampiri Taeyeon yang sedang mengobrol bersama Yuri dan Sunny.
Aku menatap tajam ke arah mereka, dadaku tiba2 terasa sesak melihat Taeyeon akrab dengan Junsu.
Aku langsung beranjak dari dudukku.
“Bro..klo menghindari terus…nanti menyesal lho..” kata Micky enteng.
Aku tak menyahut dan langsung masuk ke ruang siar.

*****

Taemin POV
“Taemin tunggu…” aku menghentikan langkahku dan menoleh.
Seohyun berlari menghampiriku sambil tersenyum manis.
“Pulang bersama ya….” katanya lalu menjejeriku, kamipun berjalan bersama.
“Hari ini tidak ada les?”heranku, karena sahabatku ini mengikuti berbagai les….dari les menyanyi, piano, ballet, bahasa asing dan entah apalagi.
“Hari ini sengaja bolos..”
“Bolos??tumben…kenapa?”
“Ada yang mau aku bicarakan padamu..”
“Tentang apa?Ada masalah dengan guru lesmu?” tebakku, Seohyun menggeleng.
Akupun diam dan menunggu kata2 Seohyun tapi kami malah berjalan dengan diam, Seohyun tidak bicara sedikitpun.
Aku merasa hari ini dia terlihat berbeda, biasanya dia selalu berisik.
Entah itu membahas Keroro anime kesukaannya, Jack Sparrow tokoh idolanya atau cita2nya yang ingin menjadi penyanyi.

Tiba2 Seohyun berhenti dan berdiri dihadapanku.
“Taemin…ada yang harus aku katakan dan ini penting….” kata Seohyun dengan wajah yang serius, aku hanya mengangguk.
“Kita suda bersahabat dari kecil…tapi sekarang aku rasa kita tidak bisa seperti dulu lagi…Taemin aku….”

“KAMU!?!” kagetku melihat gadis ‘pembalut’.
Aku langsung tersenyum senang dan tak mendengar ucapan Seohyun lagi.
Tapi begitu sadar dengan laki2 disampingnya, senyumku langsung lenyap.
Gadis itu menatapku dengan bingung tapi kemudian ia tersenyum.
“Kamu penjaga swalayan itu ya?” tanya gadis itu makin tersenyum lebar.
“Dia siapa?temanmu?” tanya laki2 disamping gadis itu.
“Bukan, kami hanya pernah bertemu di swalayan..” terang gadis itu.
“Jessica…Jaejoong..?”
Aku seperti mendengar suara Yoona noona.
“Taemin..Seohyun..?”
Ternyata benar…Yoona noona dan Nichkhun berjalan menghampiri kami.

Dan sebuah kebetulan…karena ternyata Yoona noona mengenal gadis itu.
Jessica..dia adalah teman kuliah Yoona noona.
Tapi yang menyebalkan…Jaejoong…laki2 yang bersamanya adalah kekasihnya.

******

Nichkhun POV
“Pasti Taemin sedih sekali…” kata Yoona saat kami berjalan memasuki halaman rumahnya, dengan jelas aku melihat ekspresi sedihnya.
“Aku juga tidak menyangka ternyata gadis ‘pembalut’ itu Jessica” kataku, Yoona mengangguk lesu.
“Umurnya mereka terpaut 5 tahun..dan Sica onnie sudah punya pacar…dasar Taemin…” Yoona terlihat lesu.
“Kamu hibur dia ya…” kataku seraya membelai lembut rambut Yoona, ia mengangguk dan menatapku.
“Sudah malam…langsung pulang ya..besok harus kuliah pagikan?”
Aku mengangguk.

OK Khun…suasana mendukung…remang2 dan sepi….
Yoonapun terlihat makin mempesona malam ini.
Perlahan aku mendekatkan wajahku ke Yoona, sepeti tau maksudku..
Yoonapun memejamkan matanya.
Aku langsung memiringkan posisi agar tidak menabrak hidung Yoona.

OK..my first kiss…I’m com….
“Eheemm…lain kali cari tempat lain dong..” kata Kang In tiba2 berjalan melewati kami dan segera masuk ke dalam rumah.
Aku langsung membatu kaku, sedangkan Yoona langsung membuka matanya.
“Itu tadi Kang In oppa?” tanya Yoona kaget.
Aku mengangguk kaku, sedangkan wajah Yoona terlihat memerah.
“Oppa..aku masuk dulu ya..” kata Yoona menahan malu.
Aku hanya mengangguk pasrah.
Sekali lagi..aku gagal!!

***********

Kang In POV
Apa aku memang sepayah yang dikatakan Micky…
Semalam aku memergoki adik perempuanku berciuman dengan pacarnya diteras.
Hal itu membuatku sadar klo Yoona sudah beranjak dewasa.
Sedangkan aku yang yang lebih tua darinya….

“OPPA..!!” Taeyeon menepuk pundakku dari belakang.
“Mikirin apaan sich…?”tanyanya lalu duduk dihadapanku.
“Mikirin kamu…” jawabku asal, tapi Taeyeon terlihat terkejut.
“Ingat tuch sama hutang..cepetan dibayar…”lanjutku seraya mengacak2 poni kebanggaan Taeyeon. Sehingga membuatnya langsung cemberut.
‘dasar pelit..gitu aja dipikirin sampai manyun..hati2 nanti ngga ada gadis yang mau karna oppa pelit..”kata Taeyeon sambil berusaha menyelamatkan poninya.

Aku langsung terdiam mendengar ucapannya, senyumku langsung lenyap.
Taeyeonpun sadar dengan ekspresiku.
“Oppa ada masalah dengan cewek ya?”tebaknya.
“HEH?!” kagetku.
“Jadi oppa sudah punya pacar ya?”
Aku menggeleng.
“Belum pacaran..dia bahkan tidak tau klo aku suka..”
“Klo begitu beritahu saja..gampangkan..”
Aku tesenyum kecut menatap Taeyeon.

Gampang..?!
OK..klo aku bilang suka…lalu ditolak…
Apa kami masih bisa duduk bersama ngobrol seperti ini?
Lagipula….

“Taeyeon…” Junsu berjalan menghampiri kami.
“Nanti pulang kerja jangan lupa ya..” kata Junsu, Taeyeon mengangguk sambil tersenyum kepada Junsu, setelah itu Junsupun berlalu.
“Aku rasa tidak mungkin…karena dia sudah bersama orang lain…” kataku dengan tertunduk.
Aku tak sanggup menatap Taeyeon.
Melihatnya tersenyum pada Junsu membuatku makin terluka.

*****

Taemin POV
“Noona…kebiasaan dech klo keluar masuk, pintu ngga ditutup…” teriakku saat memasuki rumah.
“Sorry..itu..aku yang lupa..” suara Jessica mengagetkanku.
“Ka..kamuu…?”aku tak percaya gadis itu ada dirumahku.
Sekarang…saat ini…dihadapanku…
Tapi tunggu…kenapa matanya terlihat sembab…
Sepertinya ia habis menangis.
“Kamu..nangis kenapa?apa bertengkar dengan Yoona noona?”
Jessica menggeleng.
“Lalu Yoona noona mana?”
“Dia keluar sebentar dengan Nichkhun..”
“Jadi kamu sendirian di sini? Yoona noona tega banget..”omelku.
Tapi aneh..tidak biasanya Yoona noona meninggalkan orang yang lagi sedih…pasti ada sesuatu.

“Eh..itu kenapa?”kagetku melihat banyak memar ditangan dan kaki Jessica.
“Kamu dianiaya ya?”
Jessica menggeleng dan berjalan menuju kamar Yoona noona, tapi aku langsung menghadangnya.
“Siapa pelakunya?”
“Tolong jangan ikut campur..” pinta Jessica berusaha menghindar.
Aku langsung menghadangnya lagi.
“Ayo aku obati..”
Jessica kembali menggeleng dan berjalan melewatiku.
“apa itu perbuatan pacarmu?”tanyaku, Jessica langsung terdiam.
Jadi benar..Jaejoong yang menganiaya Jessica.
Apa mungkin pembalut luka yang dulu itu juga….

“Sebaiknya aku pulang saja..” kata Jessica , tapi aku mencegahnya lagi.
“Aku obati dulu..” aku langsung menuntunnya.
Dia tak menolak.

Aku ikut terluka melihat banyak bekas memar dan sulutan rokok di tangan dan kaki Jessica.
Saat aku mengoleskan obat, Jessica terlihat kesakitan dan itu membuatku ikut merasakan hal yang sama.
“Kalian sudah putus..?”tanyaku, Jessica terlihat terkejut lalu menggeleng.
“Apa hak kamu bicara seperti itu, lagipula selama ini hanya Jaejoong yang sayang padaku…dia begini karena..”
“Klo sayang ngga mungkin dia lakukan ini…”potongku cepat.
“kamu tau apa??kamu masih kecil..masih..”
spontan aku langsung mencium bibir Jessica, ia tampak terkejut lalu menamparku.
Dengan kesal Jessica lalu beranjak pergi.
“tinggalkan pria itu…dan aku akan tunjukkan apa itu arti sayang..” kataku perih.

*****

Nichkhun POV
Aku terus menatap Taemin yang masih menangis dipelukan Yoona.
Aku dan Yoona sempat kaget melihat Taemin mencium Jessica, anak sekecil dia bisa sukses mencium seorang gadis.
Ya…walaupun akhirnya ditampar juga…tapi tetap saja dia berhasil.
Sedangkan aku..
“”Noona..gimana nich…Jessica pasti benci padaku…”tangis Taemin.
Aku makin tak percaya melihat tingkah Taemin, tadi dia terlihat seperti pria dewasa saat dihadapan Jessica tapi saat bersama Yoona, ia langsung berubah seperti anak umur 5 tahun.
“Sudah tenanglah…nanti aku akan cari tau perasaan Sica onnie…”kata Yoona berusaha memnerangkan maknae-nya.
Taemin mengangguk.
“Sebaiknya sekarang kamu tidur…besok harus sekolahkan..” kata Yoona, Taemin kembali mengangguk patuh dan beranjak menuju kamarnya.

Aku menatap Yoona dengan kagum, ia terlihat sangat dewasa membuatku makin gemas.
“Kenapa?”heran Yoona melihatku senyum2 padanya.
“Saranghae…”kataku singkat, aku melihat Yoona tersipu.
Hmm…aku ingin sekali menciumnya..
Tapi..aku tak mau ceroboh untuk ketiga kalinya.
Hanya butuh waktu dan suasana yang tepat…
Hari ulang tahun Yoona…aku rasa itu waktu yang tepat.
Ayo..Nichkhun..semangat..
jangan sampai gagal lagi dan jangan mau kalah sama anak kecil seperti Taemin…batinku membara.

*****

Kang In POV
“TAeyeon…”panggilku saat menghampiri Taeyeon dan Junsu yang asyik mengobrol.
Mereka berhenti mengobrol dan melihatku.
“Hai..” aku menyapa Junsu,ia tersenyum ramah.
“Ada apa oppa?” tanya Taeyeon.
“Akhir minggu ini klo ada waktu ke rumahku ya…Yoona ulang tahun dan aku ingin kamu datang..” kataku dengan sesekali melirik Junsu yang sedang sibuk dengan HP-nya.
“Boleh aku ajak teman?”tanya Taeyeon, aku menghela napas dan berusaha tersenyum.
“Junsu…kau juga boleh datang..” undangku.
“Aku? yang benar nich..?ok aku pasti datang” senang Junsu.
Aku memaksa untuk tersenyum lalu segera meninggalkan mereka.
Sekali lagi…aku melakukan hal bodoh dan membuatku jadi sakit sendiri.
Klo saja Yoona tak dekat dengan Taeyeon…
Klo saja Junsu tak pernah muncul…
Dan..klo saja dari dulu aku lebih berani…

“Yuri…aku dengar kemarin kamu berkencan dengan Junsu ya?” tanya Sunny, langkahku langsung terhenti mendengar obrolan 2 rekan kerjaku itu.
Mereka sedang berbicara di depan mesin minuman.
“Aku rasa Junsu itu…pria yang menyenangkan..”kata Yuri terlihat senang.
Emosiku langsung bergejolak.
Junsu..apa2an ini, kau mengencani wanita selain Taeyeon.

“Sunny tolong rahasiakan tentang ini, aku tak mau orang lain tau hubungan kami…”pinta Yuri.
“Kenapa?”
Yuri hanya tersenyum dan menggeleng.

Junsu..lihat saja..klo kamu berani membuat Taeyeon menangis, akanku patahkan kedua kakimu…
Taeyeon..kenapa kamu bisa menyukai pria seperti Junsu..sedihku.

*****

Taemin POV
“Hyung yakin kita mau masuk.?” tanyaku ragu, tapi Onew langsung menarik tanganku untuk masuk bersama yang lain.
Akhirnya kami berlima memasuki sebuah club yang sebenarnya anak dibawah umur seperti kami dilarang masuk, tapi karena kami penasaran makanya kamipun nekat.
Suasana club sangat ramai dan padat, suara musikpun terdengar sangat bising.
Aku merasa sedikit pusing dengan suasana di sini.
“Yakin nich kita ngga bakal ketahuan?” tanya Key was2.
“Tenang saja..klo ada masalah kita minta tolong Yunho Hyung, dia punya pengaruh besar di club ini..” kata Jonghyun santai.

“Hei lihat ke meja sana..sepertinya gadis2 itu ngeliatin kita..” kata Onew seraya melambaikan tangan ke arah sekelompok gadis dan mereka membalas dengan melambaikan tangan juga.
“Ayo ke sana..”ajak Minho bersemangat.
“Kalian duluan dech..aku mau ke toilet dulu..”kataku.
Akupun segera mencari toilet, tapi sepertinya aku malah tersesat.
Saat aku melewati koridor, aku melihat sosok yang aku kenal.

Jaejoong..kekasih Jessica sedang berciuman mesra dengan seorang gadis…
dan itu bukan Jessica.
Melihat itu aku langsung merasa kesal, aku ingin sekali menghampirinya.
Tapi..melihat tubuhnya yang kekar..aku merasa sedikit takut.
Akupun memutuskan utnuk melewati mereka.

“Jaejoong..” aku mendengar suara Jessica, begitu aku menoleh ternyata memang dia.
Dengan ekspresi dingin Jessica menghampiri Jaejoong yang juga bersikap sangat tenang.
Ia masih merangkul gadis yang bersamanya.
Jessica tak mengatakan apa2, ia hanya menatap Jaejoong dengan tajam.
“Apa?!” tanya Jaejoong dengan dingin.
Airmata Jessica mulai menetes.
“Dengar..kamu itu sangat merepotkan..jadi jangan ganggu aku lagi…”kata Jaejoong dengan dingin.
Jessica tetap diam, ia hanya menatap kedua sosok dihadapannya dengan sedih.
“Oh ya..kenalkan dia Victoria..pacar baruku..ayo..”dengan santai Jaejoong mengajak Victoria pergi dari hadapan Jessica.

Aku melihat Jessica tertunduk dan menangis tanpa suara, perlahan aku mendekatinya dan berdiri dihadapannya.
Jessica menatapku dan aku mencoba untuk tersenyum.
“mau pinjam pundakku?” tawarku.
“EH?” Jessica mengerutkan kening.
“itu biasanya dilakukan difilm2..”kataku polos.
Sesaat kemiadian aku melihat Jessica tersenyum.

“Mau ice cream?”tanyaku, Jessica kembali menatapku.
“Biasanya klo Yoona noona lagi badmood ato sedih, dia selalu makan ice cream…mau?”
Sekarang ia tidak hanya tersenyum tapi juga tertawa, dan aku suka melihatnya.

****

Nichkhun POV
“AAHHHHH PUSINGGG..”jeritku.
Tiba2 sebuah bantal mendarat diwajahku,
“BERISIK!!” omel Jaebum yang terbangun oleh suaraku.
Wooyoung yang sedang main game hanya menoleh sekilas.
“Sudahlah Khun santai saja..”kata Wooyoung tanpa menatapku.
“Tapi aku terlihat seperti orang bodoh..”kataku mulai frustasi.
“Syukurlah klo sadar..”celetuk Jaebum dengan mata terpejam, aku langsung melemparnya dengan bantal, membuatnya terbangun.
“Santailah sedikit..kamu itu terlalu banyak mendengar bualan Taekyeon..makanya terpengaruh dan jadi terobsesi dengan ciuman..” kata Jaebum sambil mengucek2 matanya.

Aku terdiam…
Mungkin benar kata Jaebum.
Mungkin karena sering mendengar cerita2 Taekyeon dengan para kekasihnya, aku jadi terobsesi pada first kiss-ku.
“Sebaiknya kamu pikirkan saja kado untuk pacarmu…”kata Wooyoung masih terlihat serius dengan game-nya.
Jaebum mengangguk,
“Bisa gawat klo kamu sampai lupa dengan hal itu…aku pernah mengalaminya..” kata Wooyoung lagi.
“Dengan Tiffany ya?” tanyaku.
“Yup..dia memang terlihat manis, tapi saat aku lupa kado ultahnya..aku hampir saja kehilangan nyawaku..karena dilempari oleh barang2 yang ada disekitarnya..”merinding Wooyoung.
Aku dan Jaebum langsung tertawa.

Hadiah…
aku belum dapat ide untuk itu…
Ini gara2 terlalu memikirkan obsesi konyolku itu…aku mendengus lesu.

****

Kang In POV
Senang rasanya bisa berjalan bersama Taeyeon seperti ini, aku merasa seperti sedang berkencan dengannya.
“Oppa..sedah terpikirkan apa yang mau Yoona inginkan?” tanya Taeyeon, aku mengangguk.
“Sepertinya dia ingin tas..”
“Klo aku…gimana klo aku kasih dia piyama?”
Aku mengangguk setuju.
“Nanti tolong pilihkan tasnya..”pintaku.
“Tenang saja…gimana klo cari di sana..” Taeyeon menunjuk sebuah toko, kamipun memasuki toko tas.

Junsu?!!
aku kaget saat melihat pria itu di sini..dan dia sedang bersama Yuri.
Gawat…bagaimana klo Taeyeon melihat mereka.
Aku menoleh ke Taeyeon, ia sedang sibuk memilih tas.
Bagainama ini..??
Aku harus mengajak Taeyeon pergi dari sini atau menunjukkan hal itu…???
“Oppa..bangaimana dengan ini..?” tanya Taeyeon membuatku makin kaget dan panik.
“Tae..sebaiknya kita pergi dari sini..” ajakku langsung mengandeng tangan Taeyeon dengan cepat.
“Kenapa?di sini tas2nya bagus..”
“Kita cari di tempat lain saja…”panikku.

“Kang In..??? Taeyeon..?” aku mendengar suara Yuri.
“Yuri?!” Taeyeon terkejut melihat Yuri dan Junsu.
Aku dan Taeyeon langsung terdiam menatap pasangan dihadapan kami yang terlihat mesra.
Sedangkan mereka malah terlihat senang.
“kebetulan kalian di sini, kami sedang kebingungan mencari hadiah untuk adikmu..” kata Junsu senang.
Aku menatap heran ke Junsu, ia terlihat sangan tenang bahkan ia masih menggengam tangan Yuri dengan erat.
Aku melirik Taeyeon, ia masih terdiam.
“apa kalian juga sedang mencari hadiah?” tanya Yuri.
Kami berdua masih terdiam.
“Hey..kalian berdua kenapa?” heran Junsu.

“Yuri Junsu…maaf kami pergi dulu..” kata Taeyeon lalu menarik tangan tanganku pergi dari tempat itu.

Akhirnya aku mengantar Taeyeon pulang tanpa mendapat apapun.
Sepanjang perjalanan kami berdua hanya terdiam, hingga aku menghentikan mobil didepan rumahnya, Taeyeon tidak segera turun, ia masih duduk membisu.

Akupun hanya diam…toch aku juga suka bisa bersama dengannnya lebih lama, apaplagi disaat ia sedang sedih seperti ini.
Aku rasa Taeyeon sekarang sedang patah hati, tapi aneh..kenapa dia tidak marah dan menampar Junsu di sana, kenapa dia malah pergi begitu saja..

“Oppa jangan sedih..” kata Taeyeon tiba2.
“Apa?” kagetku.
“aku tau perasaan oppa sekarang..aku juga ikut sedih..apalagi aku yang membantu Junsu untuk mendekati Yuri, tapi saat itu aku ngga tau klo ternyata oppa juga suka pada Yuri..”
“APA?!!?” kagetku.
“Sebaiknya oppa..”
“TUNGGU..!!” potongku cepat.
“Kenapa kamu berpikir klo aku suka Yuri?”tanyaku bingung.
Aku melihat Taeyeon terkejut.
“Bu..bukannya oppa memang suka dengan Yuri, buktinya oppa selalu bersikap aneh saat bertemu Junsu..kata Taeyeon polos.
“Jadi…kamu membantu Junsu…dan tidak…”
Aku mulai memahami situasi diantara kami.
Aku kembali terdiam begitupun dengan Taeyeon.

“Kamu salah paham..yang aku suka itu bukan Yuri..tapi…”
Aku jadi gugup melihat Taeyeon menatapku.
“hm…”
“Siapa?”
Ayo Kang In sekarang…atau tidak sama sekali.
“jangan2 Sunny Ya?” tebak Taeyeon.

“HEY!! berhentilah menebak2..yang aku suka itu yang punya poni aneh dan punya banyak hutang padaku..” kataku tiba2.
Taeyeon terdiam..dia tak bereaksi.
ia terlihat berpikir…
Aku ikut diam…
Perlahan ia menyentuh poni kebanggaannya.
“Memangnya di Chin2 siapa lagi yang punya poni sepertiku??” tanyanya polos.
“Tentu saja ngga ada selain Kim Taeyeon..”kataku.
Sesaat kemudian aku melihatnya tersenyum dan tertawa bodoh.
“Terima kasih oppa…”katanya senang dan tertunduk malu.
“Memangnya aku sedang memujimu..?” kataku ikut tertunduk malu.
Dan kamipun tertawa bersama.

***

Taemin POV
hari ini kami sibuk menyiapkan party untuk Yoona noona. Aku dan keempat temanku sibuk mendekor rumah, kami dibantu oleh para gadis yang waktu itu kami temui di club. Aku tak bagaimana prosesnya, tiba2 saja ketiga temanku telah memiliki pacar.
Hanya Key yang tidak dapat pasangan dia beralasan karena sudah ada gadis yang dia sukai di kelas kami..
Saat itu aku keluar dari club bersama Jessica untuk mencari ice cream, dan esoknya saat di sekolah dengan bangga mereka menceritakan kencan bersama para gadis dari sekolah putri Gangnam.

“Krystal duduklah..biar aku saja yang bawa..” kata Minho menghampiri kekasihnya.
“Amber..yang itu kurang ke kanan…”kata Jonghyun pada Amber pacarnya yang sedang memasang hiasan diplavon.
“Hyung..apa ngga terbalik…seharusnya kamukan yang naik, bukannya dia..”bisikku ngga tega melihat Amber yang menempelkan dekorasi dilangit2.
“Ngga pa2..dia yang mau..lagipula aku takut ketinggian..”bisik Jonghyun.

“Annyeong..” terdengar suara Seohyun.
Key yang dari tadi hanya bermalas2an dikursi langsung melonjak dan berakting sibuk.
Aneh…jangan2 gadis yang dia suka itu…Seohyun, heranku.

“Ada yang aku bantu?”tanya Seohyun, aku berpikir sejenak.
“Bagaimana klo kamu memeriksa cake yang dihias oleh Onew hyung..” aku menunjuk Onew dan pacarnya Sulli yang sibuk memakan buah yang seharusnya dipake untuk cake.
Seohyun mengangguk dan menghampiri mereka, sekali lagi aku melihat Key bertingkah aneh..
Dia langsung cemberut dan kembali tiduran di sofa.

“Hey..ayo matikan lampunya..Yoona hampir sampai..” Kata Kang In hyung yang tiba2 muncul bersama teman2nya.
Kamipun bersiap didekat pintu dan mengintip lewat cendela.
Sekilas aku jam tanganku..sepertinya Jessica tak akan datang.

malam itu dia sudah kembali tersenyum, tapi saat aku mengungkapkan perasaan sukaku…senyumnya hilang seketika.
Baginya..aku hanya anak kecil dan adik dari Yoona noona sahabatnya.
Dan disaat pertamakalinya aku suka pada seseorang…disaat itu pula aku merasakan patah hati.

***

Nichkhun POV
Gawat…kenapa dari tadi Yoona hanya diam…
Apa dia tau aku tak membawa hadiah untuknya…
Ini gara2 Taekyeon si playboy yang seenaknya pakai hadiahku untuk pacar barunya.
Semoga Yoona ngga marah klo hadiah aku kasih menyusul besok.

“Oppa..kenapa dari tadi diam, ada masalah?” tanya Yoona saat kami keluar dari mobil menuju rumahnya.
“bukannya kamu yang dari tadi diam?” aku balik bertanya.
Ia malah tersenyum, lalu merangkul tanganku untuk berjalan bersama.
“Oppa tau ngga ini hari apa?” tanya Yoona dengan senyum yang makin menggembang.
“Ini hari ulang tahunmu..”
“Selain itu..?”
keningku mengerut…memangnya ada yang lain??

“Oppa pasti lupa ya..atau bahkan tidak sadar…klo hari ini….”
“Apa?”
“100 hari jadi kita..”
Ya ampun…kenapa aku tak ingat…payah!!
Aku makin kehilangan kata dihadapannya.
“Jadi benar2 tak ingat ya?”
“Maaf…”
Dia kembali tersenyum.
“Tak apa..ini juga bukan hal yang penting..”
“Yoona maaf..”kataku langsung membungkuk, aku makin merasa bersalah.
“Oppa tenanglah, aku tidak apa2..” kata Yoona masih tersenyum manis.
Yoona..tolong janga tersenyum seperti itu…
Itu membuatku makin tak nyaman…
“Soal hadiahmu..aku juga…”
“Ah soal hadiah itu aku sudah tau…tadi Taekyeon oppa menelponku..”
“APA?!”
“Oppa tenanglah..aku bisa ngerti kok..ingat, walo kita baru pacaran tapi aku sudah kenal kalian bertahun2..”kata Yoona santai.
Aku langsung tersenyum senang dan langsung memeluknya.
Syukurlah dia bisa memahamiku..dan entah apa yang telah dikatakan oleh Taekyeon pada Yoona..yang jelas aku bersyukur sekarang.

“Terima kasih..” kataku spontan mencium bibirnya dengan cepat.
Ia terlihat terkejut lalu tersipu malu, begitupun denganku.
Akhirnya…girangku senang.
tapi tunggu…!!!
Kenapa aku menciumnya di sini…
Gawat…aku rasa saat ini kami sedang jadi tontonan orang2 yang mengintip dibalik cendela itu.
Ah..ini memalukan…
Aku langsung menepuk keningku.
“Kenapa?” heran Yoona.
“Ah ngga pa2…ayo masuk…” ajakku mengigat misi yanbg diberikan Kang In padaku.
Kamipun berjalan beriringan masuk ke rumah.
“Saranghae..”bisikku, Yoona hanya tersenyum tanpa menatapku.

****

Kang In POV
“Ya ampun kenapa dia..mencium Yoona di sana…”kagetku.
“Hyung jangan berisik, nanti ketahuan..”bisik TAemin.
“tadi..dia..dia..”aku masih tak terima adikku melakukan itu, aku saja belum pernah.
“Hyung santai dong..Yoona noona hanya berciuman..”kata Taemin lagi.
“Iya aku juga pernah..” saut Jonghyun.
“Itu sudah wajar..”tambah Junsu.
“Atau jangan2 Hyung belum pernah ya..??”goda Onew, aku langsung menjitak kepalanya.
Aku melirik ke Taeyeon, aku melihatnya manahan tawa.

“Mereka datang..”kata Yuri membuat kami langsung bersiap.
Dan begitu Yoona masuk kamipun memulai surprise.

*****

b>Author POV
“Hi..”sapa Jessica pada Taemin yang lagi mengeluarkan minuman di kulkas.
“Noona?” kaget Taemin.
“Sejak kapan kamu ingat memanggilku noona?”
“Sejak aku ditolak..”kata Taemin sedih, Jessica tertawa melihat ekspresi Taemin yang terlihat lucu.
“Sini aku bantu..” kata Jessica sambil ikut mengangkat minuman.
“Jangan, biar aku saja..”tolak Taemin cepat.
Jessicapun membiarkan Taemin yang melakukannya.
“Taemin~a..”Panggil Jessica sambil memperhatikan Taemin yang masih sibuk dengan minumannya.
“Ya?”
“Besok kita main yuk?”
“APA?!!”
Sekali lagi Jessica tertawa melihat ekspresi Taemin.
“jangan salah paham..aku hanya ingin makan ica cream denganmu bukannya kemarin kamu sudah mentraktirku..sekarang aku mau membalasnya..”
Taemin masih terdiam.
“Atau kita makan di sini saja..besok aku bawakan biar Yoona dan Kang In oppa juga…”
“JANGAN!!” potong TAemin cepat.
“kenapa?”
“Hmm..karena Yoona noona bisa memakan semuanya..jadi sebaiknya kita..”Taemin tak meneruskan ucapannya karena terlalu gugup.
Jessica hanya mengangguk sambil tertawa.
“Ok besok kita keluar…”kata Jessica.
Taemin mengangguk senang.

Di luar dapur…
“Apa itu berarti mereka akan kencan?”tanya Kang In yang sempat mengintip.
“Oppa..kamu terlihat aneh..?” heran Taeyeon yang tadi ikut mengintipp.
“Aneh apanya..Taemin itu masih kecil..dan Jessica..dia seumuran denganmu..umur mereka…”
“Oppa!!” potong Taeyeon.
“Apa??”
“Aku baru sadar klo kamu ternyata sangat kolot..”
“APA?!” kaget Kang In membuat Taeyeon tertawa.
“Dan yang bikin aku makin heran…kenapa aku bisa suka dengan pria kolot sepertimu..”
“Kau…” Kang In langsung terdiam dan mencerna ucapan Taeyeon, sesaat kemudian wajahnya memerah.
“aigoo oppa,,wajahmu kenapa?” goda Taeyeon membuat Kang In langsung mengacak2 poni kebanggaan gadis itu.

“Taeyeon..bagaimana klo besok kita kencan..”ajak kang In.
Taeyeon mengangguk setuju.
“Sekalian aku pengen tau apa yanga akan dilakukan Taemin bersama Sica..”
“Oppa!!”
“Hehehe becanda..”nyengir Kang In.
“Taeyeon~a…”
“Hmm?”
“Saranghae..”bisik Kang In.
“Oppa..kata2mu bikin aku merinding..”tawa Taeyeon.
“APA??” melotot Kang In
“hmm..nado saranghae..”jawab Taeyeon lalu berjalan meninggalkan Kang In.
Wajah mereka berdua memerah…
sedikit aneh mengucapkan kata itu pada teman yang biasanya diajak berengkar.
Tapi itulah yang mereka berdua rasakan saat ini.

-END-


18 responses to “I HOPE

  1. Yola Sonelfvipwonderfulshawolaffxtion says:

    Hahahahaha~ Yang ini juga pernah baca, kayaknya hampir semua udah pernah aku baca.. Mian onn^

  2. Enny chenz says:

    Ksihan nickhun,,pgen first kiss ada ja hlanganx,hehe..tp akhrx dpt jg!!
    Eh?dsni da yulsu lg yach,,mang onnie ska bgt ya ma pair yulsu dbnding taesu??

    • HeLLeN says:

      hm..klo suruh milih q ngga tau…
      dulu sich aku pendukung taesu banget…
      tapi lama2 males n lebih suka kang-tae..
      makanya aku buat FF ini..
      dan klo yulsu…
      aku suka aja masangin Yuri dengan idolku yang lain..
      makanya aku juga sering masangin dia dengan Yunho coz di dbsk aku paling suka yunho…dan junsu heheheh

  3. tippaminnie says:

    suka banget taeyeon ama kangin nya disini (akhirnya dikabulkan mimpi kagin)🙂
    dr blog yg lama juga kan? sbnrnya udah baca tp karena rame aku baca ulang lagii deh
    sampe dijadiin cover gitu TOP deh onnie :-bd

    • HeLLeN says:

      iya akhirnya aku bisa bikin FFnya kangtae..
      coz gara2 lengket dengan taesu aku jadi ngga bisa bikin kangtae..

      yup sementara pindahin FF lama2 nich^^

  4. shin canni says:

    wih,, asik ada kangin sma taeyeon….

  5. 4_R says:

    Heemm..brakhr dgn manis…^^
    bnyk bner y halanganNy nick,,hehe..c Taemin ama Kangin Sukses bkin Nick n Yoon Salting..

    Nick-yoona
    kangin-taeyoen
    taemin-jess
    junsu-yuri
    jaejong-vic
    minho-kristal
    onew-suli
    key-seo
    jonghyun-AMBER??? (sumpah ga kbyang sm pasangan yg ini!!)
    kekeke…^

  6. Khunna says:

    Wah keren lain kali kalou buat cerita pasangin nichkhun ama yoona aja yh soal x qu ska bnget mereka berdua cocok bnget deh

  7. mahesa says:

    haha..gregetan jadinya..emosi pembaca dimainkan..terutama di kangin-taeyeon.

    Tapi aku senanglah membaca cerita ini.romantic friendship. ^^

  8. kei says:

    happy ending, semuanya dpt pasangan (kecuali key yg masi galau sama seohyun).

    kasian nichkhun, berat juga perjuangannya untuk sebuah first kiss.
    lebih kasian lagi kang in yang bahkan blm ngerasain first kiss :p.

    onn, jae ganas bgt di ff ini.
    agak ngeri bayangin jae joong yang mukanya cantik banget ternyata pelaku kekerasan dalam berpacaran.
    yunho oppa lbh cocok buat jadi pelaku kekerasan dlm berpacaran onn (efek baca knot..haha).

    intinya suka ff ini, flow ceritanya bagus.
    plus happy ending ^^.

    • HeLLeN says:

      ahh..idemu boleh juga tuch… kapan2 klo ada ide aku jadiin Yunho kayak gitu ah heheheheheh

      ya..sebenarnya aku agak bingung dengan pairnya sica..dan yang kepikiran cuma jae…
      sampe skarang aku juga masih bingung coz dia terkenalnya dengan donghae ato jaejoong..*ato aku yang ngga tau ya?*

      maksih banget dah mau baca cerita ini..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: