HeLLeN's Imagination

My World My Rules My Imagination

BAD SISTER Part 3

on 23 May 2010

WARNING!!!

CERITA INI BERGENRE ‘YURI’

DAN

RATING 17

CAST:

SNSD YURI

SNSD YOONA

SNSD JESSICA

2PM TAECYEON

JAEBUM

PART 3


Yoona POV
Aku membuka mata perlahan, aku merasakan seseorang sedang memelukku dan begitu kesadaranku kembali…
Aku sadar ternyata Yuri sedang memelukku.
Aku tersenym senang merasakan kehangatan ini…
Aku terus menatap Yuri yang masih terlelap..
wajahnya terlihat tenang…
Dia juga terlihat manis saat tidur seperti ini..
Perlahan aku merasa jantungku berdetak melebihi batas normal karena merasakan hembusan napas Yuri yang menyentuh wajahku.
Jantungku makin berdebar kencang, tapi aku tak ingin melepaskan pelukan Yuri ini.
Apalagi saat mengigat kejadian semalam diantara kami, membuatku makin tak dapat menahan senyum.

Tunggu…Yoona…apa-apaan ini??
Kenapa aku makin lepas kontrol seperti ini??
Aku tidak mungkin menyukai Yuri…
Dia adalah saudaraku sendiri…
Tapi….aku sangat menikmati rasa ini…
Dan semalam…akupun telah menyatakan rasa sukaku padanya…

Hmmm…bagaimana dengan Yuri sendiri??
Kenapa semalam ia tiba-tiba menciumku…
Bukannya dia sangat membenciku??
Ya ampun…apa Yuri melakukan itu karena sedak mabuk..lalu dia mengira aku ini Taecyeon pacarnya??

Ayolah Yoona…bersihkan otakmu dari segala hal seperti ini…
Aku berusaha mengontrol pikiranku..tapi sia-sia.

Perlahan Yuri menggeliat dan melepaskan pelukannya, aku langsung memejamkan mata dan berpura-pura tidur.

Aku rasa Yuri terbangun, perlahan ia bangun dan keluar dari kamar, aku langsung menghela napas lega setelah itu.

****

Yuri POV
Aneh…rasanya semalam aku cuma minum 2 kaleng bir, tapi kenapa aku bisa larut dalam permainan yang aku buat sendiri.
Dan kenapa gadis itu sama sekali tidak menolak..
Apa ini juga salah satu taktiknya untuk meraih simpatikku??

Menjadi saudaramu…sebentar saja…..”
Kata-kata Yoona semalam kembali terngiang.
Kata-kata itu mulai mengusikku…
Saudara untuk apa??
Aku tak butuh siapapun…

“Yuri..” suara panggilan omma mengagetkanku.
“Hari ini klo kamu ke kampus, ajak juga Yoona…” kata omma sambil menyodorkan sarapan dihadapanku.
“APA?!!” kagetku.
Kenapa harus mengajak dia??

“Pagi..”terdengar suara Yoona yang menghampiri kami.
Akupun mulai melahap sarapanku tanpa melihatnya dan entah mengapa aku tak berani menatapnya.

“Yoona..hari ini ikutlah ke kampus Yuri, klo kamu tertarik nanti omma…”
“omma..”potong Yoona cepat.
“Aku mau kembali ke rumah appa di Busan..”kata Yoona.
“APA?!!”omma terlihat terkejut.

Yess..mission success!!
Girangku karena gadis itu akan segera pergi.
Aku berhenti makan dan memperhatikan mereka.
“Yoona..kenapa harus pulang ke sana, ini rumahmu tolong jangan tinggalkan kami..”pinta omma mulai menangis.

Hei..ada apa ini??
Kenapa begitu takut kehilangan gadis itu??
Dulu saat aku kabur dari rumah, tak ada seorangpun yang peduli, bahkan saat aku putuskan kembali…merekapun tak bertanya apapun padaku.
Tapi kenapa terhadap Yoona berbeda??

Aku kembali muak pada gadis itu…
Apa sebenarnya yang telah diberikan gadis itu…
Katanya kami kembar…tapi aku belum pernah merasakan perlakuan yang diberikan kepada Yoona.

“Omma…maaf..”kata Yoona ikut menangis.

Hei ayolah…adegan ini merusak selera makanku..
Dengan kesal aku langsung beranjak meninggalkan mereka.
Tapi baru beberapa langkah, aku mendengar omma menjerit bersamaan dengan Yoona yang jatuh ke lantai dan tak sadarkan diri.

****

Yoona POV
Samar-samar aku mencium aroma yang sangatku kenal..
Aroma ini…aroma rumah sakit.
Dan ternyata benar…saat aku membuka mata, aku telah berada di kamar yang pernah aku tempati sebelumnya.
“Yoona..”aku mendengar suara Yuri, saat aku melihat ke samping, aku tersenyum melihat dia sedang duduk menungguiku.
“Kamu membuat omma sangat ketakutan..”katanya dengan dingin, membuat senyumku langsung lenyap.
Ternyata dia di sini untuk omma.
Ternyata dia masih belum mengakuiku.
Apa dia sudah tau klo aku sakit??
Apa dia juga tau klo umurku tidak akan lama lagi??

Inilah kejutan lain yang aku dapat…
Selain mengetahui aku mempunyai keluarga yang sebenarnya…
Akupun tau klo aku sakit dan tak dapat bertahan hidup lama kecuali ada penolong yang bersedia mendonorkan ginjalnya padaku.

“Kita tidak jadi ke Jeju..”kata Yuri membuyarkan lamunanku.
“Kenapa?”
“Masih tanya…tentu saja karena kondisimu..”
“Maaf..”kataku merasa bersalah.
“aku malah bersyukur..dari awal aku tak ingin pergi..”kata Yuri.
“Karena aku ya…maaf..”kataku makin merasa bersalah.
Yuri hanya terdiam dan saat omma datang ia langsung pergi begitu saja.

****

Yuri POV
Kenapa airmataku tidak dapat berhenti mengalir..
Kenapa aku harus menangisi gadis itu..
Bukannya aku sangat membencinya.
Aku bahkan berharap dia lenyap dari hidupku.
Tapi saat tau dia sakit dan hanya dapat bertahan hidup 1 bulan, kenapa aku merasa sangat sedih..
Aku merasa sebagian dari diriku akan lenyap..
Apa ini yang namanya naluri saudara??

Omma telah menceritakan semuanya..itu membuatku makin merasa bersalah.
Ternyata Yoona terkena penyakit hyperparathyroid-bone-disease, sejenis penyakit ginjal kronis.
Ternyata ini penyebab perubahan sikap appa dan omma yang tiba-tiba berubah menjadi sosok orang tua yang baik.

Aku merasa seseorang duduk disampingku.
Saat aku menoleh, Jessica tersenyum padaku, didekatnya ada Nichkhun sepupunya.
Jessica membelai lembut rambutku dan memelukku.
Membuat tangisku makin tak tertahankan.
Sudah lama aku tidak menangis.
Selama ini aku hanya memendam kesedihanku dan itu berubah menjadi amarah dan kebencian terhadap sekitarku.
“Belum terlambat Yul..kamu masih bisa menjadi saudara yang baik…”kata Jessica lembut.
Sekali lagi…
Permintaan Yoona terngiang di telinggaku.
Mengingat itu, tangisku makin keras dan lepas…

****

Yoona POV
Aku melihat Yuri terkejut saat melihatku di sini…di kamarnya.
Karena hari ini aku meminta untuk ke luar dari rumah sakit.
“Maaf onnie..malam ini apa aku boleh tidur di sini?aku janji besok akan pulang ke Busan..”kataku sedikit takut.
Perlahan Yuri berjalan melewatiku, wajahnya terlihat lelah, ia tak mengatakan apapun.
Ia berganti pakaian lalu keluar dari kamar.
Aku makin sedih melihat sikapnya.
Ia sepertinya sangat membenciku.
Hari inipun aku merasa sangat lelah..
Aku ingin menghabiskan sisa hidupku di sini…di tengah-tengah keluargaku…
Aku tak ingin menyakiti siapapun…apalagi Yuri…
Tadi omma menginginkanku untuk tinggal di rumah sakit untuk mempelancar pengobatanku.
Tapi aku menolak karena ingin berada di rumah ini tapi ternyata Yuri masih belum menerimaku.
Kenapa sangat sulit mendekatinya…padahal waktu yang aku punya tak banyak lagi..

Airmataku mulai menetes, perlahan aku merebahkan tubuhku di tempat tidur.
Aku mendengar Yuri masuk dan tidur disampingku.
Aku tak dapat mengontrol isakku dan aku rasa Yuri mendengarnya….ini memalukan.
“Jangan pergi…”aku terkejut mendengarnya.
“Tinggalah di sini bersama kami..”
“Onnie..”aku langsung berbalik kearahnya.
Tapi Yuri meah membalikkan tubuhnya membelakangiku.
Dia tak mengatakan apa-apa lagi.
“Terima kasih onnie…” ucapku senang dan lega.

****

Yuri POV
Hari ini aku menuruti permintaan omma untuk pergi bersama Yoona, karena ia tak boleh terlalu lelah maka aku mengajaknya ke kampusku.
Dan aku tak bisa melupakan ekspresi kegembiraannya saat aku mengajaknya, dia terlihat seperti anak umur 5 tahun yang senang saat diajak ke taman bermain.

“Annyeonghaseyo..”sapa Yoona dengan semangat saat bertemu dengan Jessica dan Nichkhun.
“Yoona..annyeong” balas Jessica, aku langsung duduk di samping Jessica.
“Tumben Yuri kamu ke sini, ada apa?”tanya Jessica sambil tertawa begitupun dengan Nichkhun.
“Ini pasti karena Yoona ya..”tebak Nichkhun.
“Aku?Kenapa?”heran Yoona.
“Yuri inikan jarang sekali kuliah..makanya aneh klo dia tiba-tiba muncul di sini..” terang Jessica masih tertawa.
Aku hanya melirik kesal ke Jessica dan Nichkhun.

”Sica..”terdengar suara Jaebum kekasih Jessica menghampiri kami.
“Gawat aku ada janji…”kata Jessica terlihat panik.
“Aku pergi dulu, Yoona lain kali kita ngobrol lagi ok..”kata Jessica lalu dengan terburu-buru menghampiri Jaebum dan merekapun berlalu.
“Jessica tidak kuliah?” tanya Yoona heran.
“Sudah selesai..makanya aku heran kenapa Yuri muncul setelah kelas usai..”kata Nichkhun sambil tertawa.
“Jadi onnie hari ini tidak kuliah?”kaget Yoona.
“Akukan hanya mengajakmu ke kampus, tapi aku tak bilang mau kuliah..”jawabku santai membuat Nickhun kembali tertawa.

“oya kalian mau minum”tanya Nichkhun sambil beranjak.
“Hari ini biar aku yang traktir, kalian mau apa?”
“Terserah..” kataku.
“Aku juga…terserah” jawab Yoona, Nichkhun mengangguk dan meninggalkan kami.

Kami berdua langsung terdiam, aku melihat Yoona tersenyum senang sambil memperhatikan sekeliling kami.
Sedangkan aku hanya memperhatikan Nichkhun yang sibuk memilih minuman di mesin minuman.
“Onnie itu pacarmukan?”
aku melihat kearah yang ditunjuk Yoona.
Tampak Taecyeon sedang bermesraan dengan seorang gadis.
“Dia bukan pacarku..”kataku singkat.
“Apa?! Tapi bukannya kalian…” Yoona tak meneruskan ucapannya, ia hanya mengangguk lalu terdiam.
Begitupun denganku.
Benar…aku dan Taecyeon tak pernah ada status apapun..
Kami bersama hanya untuk bersenang-senang..tapi tetap saja aku kesal melihat ulahnya didepanku.

“Onnie..tentang kejadian malam itu..” Yoona melihatku dengan gugup, membuatku kembali teringat dengan apa yang telah kami lakukan.
“hm..tentang itu…sepertinya waktu itu aku mabuk..” bohongku, Yoona hanya mengangguk pelan.
“Maaf..”ucapku pelan dan merasa sangat bersalah karena telah mengerjainya.

Kami berdua kembali terdiam sampai Nichkhun datang membawa minuman untuk kami.
“Aku belikan kalian jus ini..maaf Yoona aku tak tau minuman kesukaanmu..”kata Nichkhun seraya menyodorkan jus apel pada kami.
“Tidak masalah..aku suka..” kata Yoona.
Aku menerima tanpa berkata apapun.
“Ini minuman kesukaan Yuri, karena itu aku pikir mungkin kamu juga suka” kata Nichkhun seraya duduk dihadapanku.

Aku memperhatikan munuman kaleng yang aku pegang.
Ternyata Nichkhun masih ingat.
Padahal sudah lama aku tak meminum jus apel, tepatnya setelah aku mengenal minuman beralkohol.

“Sudah lama berteman dengan Yuri onnie ya?”
Nichkhun mengangguk,
“Yuri dan Jessica sudah bersahabat lama dan Yuri sering menginap di rumah Jessica, kebetulan akupun tinggal bersama Sica..”terang nichkhun.
Yoona manggut-manggut.
Dan aku kembali teringat…
Ternyata selama ini tidak semua hal menyebalkan..
Aku masih punya Jessica dan Nichkhun.
Dan disaat aku sedang terpuruk…mereka berdua selalu ada untukku.
Kenapa aku baru sadar sekarang??

***

Yoona POV
Aku berjalan menuju kamar dengan membawa minuman untuk Yuri dan Jessica yang sedang mengobrol dikamar.
Tanpa mengetuk pintu aku langsung membuka pintu.
Dan….aku langsung terperajat melihat Yuri dan Jessica sedang…berciuman.

Apa-apaan ini??
Bukannya mereka berdua sama-sama perempuan??
Bukannya mereka berdua bersahabat??
Dan bukannya Jessica telah memiliki pacar dan Yuri juga…

Tiba-tiba Jessica sadar dengan kehadiranku, dia segera mendorong Yuri, Yuri terkejut dan menoleh kearahku.
Tatapannya terlihat dingin, berbeda dengan tatapan Jessica yang kaget dan cemas.

“Maaf..”kataku lalu pergi dari hadapan mereka.
Di dapur aku hanya terduduk dengan lemas.
Aku masih tak percaya dengan hal yang baru saja aku lihat.
Aku makin tak mengerti dengan sosok seorang Yuri.
Kami saudara kembar…tapi aku sama sekali tak dapat memahaminya.

Aku menyentuh dadaku yang terasa sesak.
Aku merasa dadaku terasa sakit.
Rasa ini lebih sakit dari pada saat melihat Yuri bersama Taecyeon dulu.
Aku seperti merasa telah dihianati oleh Yuri…
Karena walaupun saat itu dalam keadaan mabuk, tapi kami telah berciuman.
Tanpa sadar airmataku menetes.
Karena selain rasa sakit…akupun merasa marah…
Marah pada sikap dan segala perbuatan Yuri selama ini.

TBC…


10 responses to “BAD SISTER Part 3

  1. waw .. dahsyat onn *komen macam apa ini ?!*..😄

  2. 18musicdream says:

    Wah yul hebat sekali! semuanya dilahap! ckckckck~ *apaan coba XDD

  3. kyuhichan says:

    aiih …
    yoona cemburu nih ….
    ciie *godain yoona, ditimpuk pake panci dah kepala ku …

    kekekeke ~
    seru nih !

  4. ooo, ternyata sakit hm hm… yuri sama yoona udah deket ya, tapi yul g mw jujur, Yul keras kepala tapi baik!

  5. SyarSonElf♥ says:

    yuriiiiii–”
    yuri nya sesuatu banget sih onn? dia kayak gitu gara-gara stress kali yak? iya-iya aku paham yuri #halah
    1 part lagi selesai.. hikks T.T
    by the way anyway buswayyy.. komen apaan lagi ini .-.

    • HeLLeN says:

      hahahahaha ngga pa2 santai aja…
      pokonya tinggalin jejak sebagai tanda kamu udah baca..aku dah makasih banget kok..
      dan seneng juga coz kamu juga mahamin karakter para tokohnya^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: