HeLLeN's Imagination

My World My Rules My Imagination

Fresh Coffee 3

on 19 June 2010

 

WARNING!!!

CERITA INI BERGENRE ‘YURI’ DAN RATING 17


Cast:

SNSD Yuri – SNSD Jessica -TVXQ Yunho

Other:

BB Daesung – SJ Sungmin – Shinee

CHAPTER TIGA

Di meja makan…
Kami bertiga makan tanpa suara, tapi aku benar-bennar sebal dengan senyum nakal Jessica yang terus saja melihatku dengan tatapan JANGAN-MALU-GITU-DONG.
“Sudah merasa baikan??” Yunho membuka percakapan, Jessica mengangguk.
“Terima kasih karena sudah menjagaku..” kata Jessica pada Yunho.
“Yuri, maaf merepotkan…” kata Jessica dengan wajah serius, aku hanya mengangguk.
“Aku merasa tak enak, sudah buat kalian tidur di sofa..” Jessica merasa bersalah, aku menggeleng.
“Tak apa..” aku langsung meneguk habis kopi buatan Jessica.
“Hari ini sebaiknya kamu istirahat saja..tidak perlu masuk kerja..” Saran Yunho, Jessica menggeleng.
“Aku sudah sehat, Kamu lupa ya..akukan selalu sehat dengan cepat lagpula kalau sendiri di sini aku bisa jenuh..” kata Jessica dengan wajah ceria seperti biasanya.


=XXXX=


“Selamat datang..” aku menyambut tamu yang datang, sekelompok pria berseragam sekolah itu tersenyum padaku, mereka lalu duduk di salah satu meja.
“Silahkan…” aku menyerahkan daftar menu.
“Maaf..nama kamu Yuri ya..??” tanya Minho malu-malu. Aku mengangguk tanpa ekspresi.
“Perkenalkan saya Choi Minho..” Minho membungkuk padaku, aku menatap dengan heran, sedangkan keempat temannya terus saja cekikikan.
“Ada yang mau kamu pesan?” tanyaku.
Minho menatapku.
“Yuri noona..SARANGHAEYO..!!!” katanya dengan wajah serius dan tegang.
Aku kaget dan bisa merasakan semua mata sedang melihat ke arah kami.
Begitu kagetku netral aku langsung bersikap datar kembali.
“Kalian tentukan saja pesanannya, nanti aku kembali lagi..” kataku datar, membungkuk dan pergi.
Minho terperajat melihat sikapku, tawa teman-temannya juga lenyap seketika.
Minho duduk dengan lemas.
“Itu artinya apa??” bingung Taemin.
“Mungkin dia kaget dan masih berfikir makanya menghindari..” saut Onew berusaha menghibur Minho.
“Lapar..” Key dengan cuek memilih menu.
“Sepertinya aku ditolak..” lemas Minho.
“Tipe yang kamu suka menyeramkan..” celetuk Key dengan cuek, Jonghyun langsung melotot ke Key sedang Minho makin cemberut.


“Apa?!” tanyaku tak suka melihat Jessica terus saja senyum-senyum padaku.
“Dia tampan..dan manis juga..” goda Jessica.
“Terima saja..” saut Daesung.
“Kalian tidak lihat seragam yang dia pakai?! Dia itu masih anak-anak..” kataku datar.
“Apa masalahnya..kalau suka ya jalan saja..” kata Jessica sambil memperhatikan Minho di mejanya.
“Daesung..tolong tanyakan pesanan mereka..” aku menyerahkan memo ke Daesung.
“Lho kok aku..?” bingung Daesung.
Aku duduk dengan malas, Yunho meraih memo dari Daesung dan menaruhnya di hadapanku.
“Jangan buat dia menunggu, tegaskan saja iya atau tidak..walau dia masih kecil tapi dia tetap manusia yang sedang menunggu kepastian..” tegas Yunho dengan tajam, aku berfikir sejenak lalu beranjak menghampiri Minho.


“Eh..dia datang..” bisik Onew, Minho langsung mengangkat kepalanya.
“Sudah tahu mau pesan apa?” tanyaku, tak ada yang menjawab.
“Jawabannya..?” cemas Minho penuh harap.
“Terima kasih..” kataku berusaha tersenyum, Minho menatapku dengan bingung.
“Hanya itu?” bingung Minho, aku mengangguk.
Dengan jelas aku melihat wajahnya yang kecewa, aku jadi merasa bersalah dan tak tega.
“Aku rasa…” aku ragu melanjutkan ucapanku, Minho dan teman-temannya menatapku.
“Kita bisa berteman..” lanjutku.
Minho terdiam sepertinya dia masih mencerna ucapanku, lalu dia tersenyum dan mengangguk senang.
“Terima kasih noona..” katanya senang dan aku juga merasa senang melihat senyum di wajahnya.
“Noona mau jadi temanku juga kan?” tanya Taemin.
“Aku juga..perkenalkan aku Onew..” saut Onew cepat.
“Aku Jonghyun..” saut Jonghyun ngga mau kalah.
“Aku mau makan..” saut Key yang dari tadi sudah kelaparan dan tak peduli dengan situasi.
Minho melirik kesal pada sikap teman-temannya.
Aku tersenyum melihat tingkah mereka, ternyata begini rasanya membuat orang lain bahagia, secara tidak langsung kita juga bisa merasakan kebahagiaan mereka.


=XXXX=

 

“Sayang sekali ditolak..diakan manis..” gumam Jessica seraya mengganti papan ‘open’ menjadi ‘closed’.
Aku tak menyaut dan langsung masuk ke dalam untuk mengganti seragamku.
“Yuri malu tuch..” goda Daesung. Jessica tertawa dan melihat kearah Yunho.
“Kenapa? Cemburu ya?” goda Jessica, Yunho tersenyum.
“Yuri lumayan lho..” Jessica makin menggoda temannya itu.
“Ayo pulang..” elak Yunho langsung meraih tasnya.
“Yuri hari ini aku boleh menginap lagi di tempatmu?” tanya Jessica saat aku keluar dari ruang ganti, Aku mengangguk.


Kami berempat ke luar bersama dari Fresh Coffee..
“Sampe besok..” pamit Daesung lalu berjalan berlawanan dengan kami.
“Hari ini tidak bawa kendaraan?” heran Jessica, Yunho menggeleng.
“Hari ini dipake KangTa hyung, sepertinya dia ada kencan dengan Sunday..” terang Yunho.
“Aku harap mereka bisa segera menikah..merekakan pasangan serasi..” kata Jessica dengan wajah yang masih ceria, padahal ini sudah malam dan seharian tadi kami bekerja ekstra.
Kami bertiga berjalan beriringan menuju stasiun.


“Jessica..” terdengar seseorang dari belakang kami, kami menoleh.
“Appa??” Jessica kaget melihat sosok pria paruh baya yang tersenyum pada kami.
Pria itu menghampiri kami, aku dan Yunho membungkuk memberi hormat sedangkan Jessica masih terdiam tak bergerak.
“Ayo pulang..” ajak pria itu, Jessica menggeleng.
“Jessie..” pria itu terlihat sedih dan merasa bersalah, sekali lagi…aku benci melihat sosok pria seperti ini.
“aku tidak mau..” tolak Jessica, Pria itu terdiam sejenak lalu mengangguk.
“kalau begitu maukan makan malam bersama..” pinta pria itu dengan ekspresi memohon.
“Jessica..” Yunho menyentuh pundak Jessica dan mengangguk memberi dukungan.
Jessica berpikir sejenak lalu mengangguk.
“kalau begitu kami duluan paman..” pamit Yunho, aku membungkuk dan pergi bersama Yunho meninggalkan Jessica yang masih mematung di sana.


“Kita juga pergi makan yuk..” ajak Yunho, aku berjalan tanpa merespon.
Yunho cemberut melihat sikapku.
Tiba-tiba saja dia meraih tanganku dan menyeretku ke sebuah kedai makanan, akhirnya aku terpaksa menurut.


“Kamu yang bayar..” kataku datar saat kami duduk berhadapan, Yunho tertawa dan mengangguk.
Aku memperhatikan sekeliling kami, tempat ini di penuhi oleh beberapa pasangan pria dan wanita, seperti pasangan kekasih.
“Kita seperti sedang kencan ya..?” canda Yunho, aku tak merespon.
Yunho menatapku.
“Kamu ini tipe gadis yang dingin ya..” gumam yunho dengan terus memperhatikanku.
“Aku sampai tak percaya melihat kamu dan Jessica bisa akrab..”
aku langsung menatap Yunho.
“Lalu..?” tanyaku datar, Yunho tersenyum dan menggeleng.
Aku kembali muak melihat senyum pria ini, aku langsung melengos.


“Silahkan pesanannya..” Seorang pelayan menyuguhkan pesanan kami.
“Yuri..??” pelayan itu kaget melihatku.
“Sungmin??” akupun kaget melihat Sungmin, aku ltersenyum tak percaya melihat pria di depanku ini.
“Ternyata kamu masih hidup..” katanya senang membuatku tertawa lepas.
“Aku tak mungkin mati untuk hal seperti itu..” kataku enteng, Sungmin mengangguk senang, lalu beralih pada Yunho.
“Dia pacarmu??” tanya Sungmin, aku menggeleng.
“Teman kerja..” terangku.

“Salam kenal..saya Yunho..” kata Yunho.
“Sungmin..” balas sungmin.
“Aku harus kerja, ini no hp-ku….kita harus bicara banyak..” Sungmin menyerahkan secarik kertas dan aku langsung menyimpannya, Sungminpun berlalu.
Yunho menatapku dengan penasaran.
Tapi aku tak peduli, dengan cuek aku langsung melahap makananku.
Dari raut wajahnya aku tahu Yunho ingin bertanya sesuatu…aku tak memberinya peluang.


=XXXX=


“Aku masuk dulu..” kataku singkat saat kami tiba di depan gedung apartemenku.
Wajah Yunho masih terlihat kaku, sepertinya dia ingin menanyakan sesuatu.
“Yuri..” panggil Yunho, aku menoleh.
“Sampai besok..” kata Yunho dengan senyum manisnya, aku mengangguk dan melangkah masuk.


“Jessica..??” aku heran melihat gadis itu berdiri di depan pintu, dia tersenyum padaku.
“Aku lupa bawa kunci..” katanya, aku menghampirinya sambil mencari kunci pintu di tasku.
tapi tiba-tiba Jessica langsung memelukku dan spontan mencium bibirku dengan liar.
Aku terkejut dan tak tau harus bagaiman..tindakannya terlalu cepat.

Tubuhkupun menegang kaku..
Tapi aku sama sekali tidak menghindar atau menolak ciuman yang penuh emosi itu..
Ciuman yang mengandung amarah..
Tanpa berpikir lagi aku langsung mendorongnya ke tembok dan membalas ciumannya itu..
Aku bisa merasakan tekanan yang Jessica alami, pasti tadi terjadi sesuatu antara dia dan ayahnya..
Sama seperti yang aku perbuat…
Aku melampiaskan kekesalanku dalam ciuman ini…
Kami terus berciuman tanpa peduli tempat..
Hingga kami juga tak sadar ada sepasang mata yang sedang melihat adegan yang sedang kami lakukan…

Bersambung…


19 responses to “Fresh Coffee 3

  1. Wahaha si minho cepat bgt menyatakan cinta ma yuri.hahaha..

    Wah cpa tu sepasang mata elang yg mlhat Yulsic.. Ehm penasaran???

  2. Amy Qun says:

    Gagal jantung gara2 sica!! >.<

  3. NaKyuHae says:

    wuihhhh.., lagi2 yulsic.., siapa yg ngeliat ya? yunho?

    asyik yah jadi yuri, bisa disukain am minho.., pengenn…, *plakk*

    lanjutin lg ah…,
    ^_^b

  4. express dulu ke part selanjutnya onnie !
    4 thumbs up-lah onnie !!

    minho .. sama ak ajj *wink wink*
    *muntah massal*

  5. shin canni says:

    ih,, jessica sma yuri mengerikaaaan…

  6. Indy says:

    What. . . ? ? ? Sapa?

  7. tiffarra hwang says:

    OMG!!!!
    THEY ARE KISSING OUTSIDE??? OMG YULSIC EVEN I CANR IMAGINE IF THATS TRUE IN REAL LIFE HAHAHAHAAH

    LANJUUTT AHHH

  8. Min Ho nembak Yuri! meski ditolak, tapi…???

  9. Melinda katara says:

    paztii yg ngliat tu kibum
    q yakiiin
    lanjuuut ahh bca smbungannya

  10. alaaahhhh …………

    ANDWEEEE Yuri-ya Cm Boleh Kissing2 Sama Yunho-sshi doang TT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: