HeLLeN's Imagination

My World My Rules My Imagination

The Team Chap 2

on 15 January 2012

 

TITLE: THE TEAM
CAST: SNSD – TVXQ – SUPER JUNIOR – Minho SHINEE
GENRE: Mistery – Romance – Comedy
TYPE: SERIES [1-6]

NOTE: Ini Fanfic lama yang sengaja aku re-upload di sini karena link cerita di blog sebelah rusak^^

Siwon sedang sibuk membaca buku saat Minho mengetuk pintu kamarnya.
“Hyung…?!”Minho membuka pintu kamar Siwon.
Siwon menoleh.
“Noona kenapa belum pulang?” tanya Minho seraya duduk di tempat tidur Siwon.
“Hari ini pasti terlambat karena dia ada pesta bersama teman-temannya. Hari ini diakan dapat promosi menjadi ketua tim peneliti..”
“Berarti proyek noona berhasil ?”
Siwon menghela napas dan mengangguk pelan, Minhopun hanya manggut-manggut.

Siwon berpikir sejenak, lalu ia menatap Minho dengan serius.
“Bagaimana kalau kita kasih kejutan untuk Sooyoung?”
“Apa?!!” kaget Minho karena tidak biasanya Siwon punya ide untuk bikin kejutan, karena setahu Minho, Siwon adalah orang yang benci sesuatu yang berhubungan dengan kejutan.
“Kejutan apa?kita tak punya apa-apa untuk perayaan..” kata Minho masih heran dengan ide kakaknya itu.
Siwon hanya tersenyum lalu mengajak Minho keluar dari kamarnya.

****

“AARGGHH!!!!” Jerit Yoona saat melihat Jaejoong keluar dari kamar mandi hanya berbalut handuk.
Yoona langsung menutup mata dan membalikan badannya, sedangkan Jaejoong dengan santai berjalan melewati Yoona menuju kamarnya.
“Ada apa?” tanya Taeyeon yang kaget karena jeritan Yoona.
Yoona menggeleng dan segera ke kamarnya, jantungnya masih berdebar kencang setelah melihat tubuh Jaejoong yang….sexy!!.

“Pagi Tiffany…!” sapa Junsu yang baru bangun tidur.
Taeyeon geleng-geleng melihat Junsu yang masih setengah sadar.
“Taeyeon!!” kata Taeyeon menyebut namanya, Junsu mengucek matanya dan memperhatikan gadis di hadapannya.
Junsu tersenyum lalu menuju kamar mandi.
“Junsu..cepat tutup pintunya!!” perintah Taeyeon yang melihat Junsu seenaknya buang air kecil tanpa menutup pintu.
“Maaf..” Junsu langsung menutup pintu dengan kakinya.
Taeyeon hanya menghela nafas dan berjalan ke luar villa.
Udara pagi ini terasa sangat segar, Taeyeon merapatkan jaketnya.

“Selamat pagi…?!”seseorang menyapa Taeyeon.
“Pagi…?!” balas Taeyeon seraya tersenyum ramah pada seorang gadis yang menghampirinya.
”Kalian penghuni baru villa ini?” tanya gadis itu, Taeyeon mengangguk.
“Yuri…?!!!” panggil seorang pria yang menghampiri gadis itu.
“Perkenalkan saya Kwon Yuri dan ini suami saya Jung Yunho..” kata Yuri memperkenalkan pria yang menghampirinya, Taeyeon menyebutkan namanya dan membungkuk.
“Kamu di sini tinggal sendiri?” tanya Yuri.
“Tidak, aku tinggal bersama 5 teman kuliahku, kami di sini sedang magang di perusahan Ulsu..” terang Taeyeon, Yuri manggut-manggut, sedangkan Yunho memperhatikan Jaejoong yang keluar dari villa.
“Dia Kim Jaejoong, salah satu temanku…” terang Taeyeon.
“Berarti kalian tinggal bersama…menarik sekali..” goda Yunho, Taeyeon dan Yuri tertawa.
“Kami tinggal di villa seberang, kalau butuh bantuan silahkan saja…” tawar Yuri, Taeyeon mengangguk.
“Kalian ini…sedang honeymoon atau….”
Yuri dan Yunho tersenyum bersama.
“Kami memang baru menikah dan juga baru pindah ke sini…” terang Yunho seraya merangkul mesra pinggang Yuri, membuat gadis itu sedikit terkejut.
“Senangnya…selamat ya..” kata Taeyeon.

“Taengoo!!” panggil Tiffany dari depan pintu, gadis itu terlihat baru bangun tidur.
“Maaf..aku masuk dulu…”pamit Taeyeon merasa Tiffany membutuhkan bantuannya.
“Baiklah, lain kali kita ngobrol lagi…” kata Yuri, Taeyeon mengangguk lalu pergi menghampiri Tiffany.

Dengan kasar Yuri segera menghempaskan tangan Yunho dari pinggangnya.
“Hei kenapa? Ini hanya salah satu tugas kita, ingat kita ini…suami-istri…”bisik Yunho dengan nada semesra mungkin, membuat Yuri langsung melotot kesal.
Sambil tertawa Yunho berjalan kembali ke villa mereka yang tepat berada di depan villa yang dihuni Taeyeon.
“Kenapa aku harus berpasangan dengan dia…” gerutu Yuri kesal, lalu menyusul Yunho dengan enggan.

***

Taeyeon tersenyum puas karena apa yang diharapkan tercapai, ia ditempatkan dibagian yang ia inginkan.
“Yoona..Yoona…tunggu…!!”terdengar suara Junsu dari belakang.
“Yoona..!!” Junsu menepuk pundak Taeyeon, pria itu terlihat ngos-ngosan.
“KIM TAEYEON!!” Taeyeon menyebut namanya, Junsu mengangguk dan mengatur napasnya.
“Maaf..” ucap Junsu seraya tersenyum polos.
Taeyeon hanya menghela napas kesal, sudah berkali-kali pria ini memanggilnya dengan nama orang lain.

“Kita pulang bersama ya?” ajak Junsu, kening Taeyeon mengerut.
“Hmm..sebenarnya aku…lupa..jalan pulang…” aku Junsu polos.
“APA?!” kaget Taeyeon dan langsung tertawa.
“Jangan tertawa, sebenarnya aku janji pulang bersama Donghae tapi ponselku tertinggal di villa karena itu aku tak bisa menghubunginya..” terang Junsu, Taeyeon hanya manggut-manmggut dan masih tertawa.
“Eh itu Yoona…” tunjuk Junsu yang melihat sosok Yoona di ujung koridor, tawa Taeyeon langsung hilang.
“Yoona…!!” panggil Junsu sambil melambaikan tangannya.
Yoona tersenyum dan menunggu kedua temannya mendekati.
“Aneh…kenapa kamu bisa tepat menyebut nama Yoona?” heran Taeyeon.
“Ya karena namanya memang Im Yoona..” jawab Junsu enteng.
“APA?!!” Taeyeon langsung kesal dengan alasan Junsu.
“Kalian mau pulang juga?” tanya Yoona.
Taeyeon dan Junsu mengangguk.
“kalau begitu bareng yuk..” ajak Yoona.

****

“Aku pulang…” kata Donghae seraya memasuki villa.
“Selamat datang…” terdengar suara dari dapur.
“Harum sekali…lagi masak apa?” tanya Donghae langsung menuju dapur.
“………………………………………..”
Donghae terpaku melihat keadaan dapur yang kosong, tidak ada siapapun dan juga tak ada yang sedang memasak.
“Aneh..tadi jelas-jelas ada yang sedang memasak…”Donghae menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal.
“Kalau begitu tadi siapa yang menjawab salamku..?”

Tiba-tiba dari belakang ada yang menyentuh pundak Donghae.
“HUWAAAA!!” pekik Donghae kaget.
“IM YOONA!!!! Kamu ingin membunuhku ya?!! Kalau aku kena serangan jantung bagaimana?!!”omel Donghae sambil memegang dadanya yang teraasa sakit karena kaget.
Yoona tak menyahut, ia hanya melewati Donghae dan mengambil minuman di dapur.
“Kamu tadi kemana saja?? Aku tadi ingin pulang bersama…”kata Donghae basa-basi.
Yoona kembali berjalan melewati Donghae tanpa menjawab apa-apa.
“Kok dicuekin sich?”gerutu Donghae segera menyusul Yoona ke ruang tengah.

“Kami pulang…” terdengar suara Taeyeon dan yang lain.
“Kalian kenapa bisa pulang bersama?” heran Donghae melihat semua temannya datang bersama.
“tadi bertemu di depan…”jawab Jaejoong yang terlihat lelah ia langsung menuju ke kamarnya, begitupun dengan Tiffany.

“Yoona?!!!”heran Donghae melihat Yoona diantara teman-temannya.
“Lee Donghae, lain kali selesaikan dulu tugasmu, baru boleh kabur…!!” omel Yoona terlihat kesal.
Donghae makin bingung karena tadi Yoona memakai piyama tapi Yoona yang ada di hadapannya sekarang ini masih memakai baju kerjanya.
“Yoo…Yoona..kamu…baru datanga ya?” tanya Donghae masih kebingungan, membuat Yoona langsung melotot padanya.
“Iya, karena seseorang yang seenaknya pulang duluan, aku harus menyelesaikan semuanya sendirian..” ketus Yoona langsung menuju kamarnya.
“Sepertinya Yoona sangat marah tuch..” gumam Taeyeon lalu menyusul Yoona ke kamar.
“Donghae, lain kali jangan lari dari tanggung jawab, sepanjang perjalanan tadi dia menggerutu terus tuch..” terang Junsu.
Donghae masih terdiam memikirkan kejadian yang baru ia alami bersama sosok Yoona yang lain.
“Kamu kenapa?” tanya Junsu melihat tampang Donghae yang terlihat pucat.
“Junsu…kalau Yoona datang bersama kalian….lalu yang tadi itu siapa?” tanya Donghae dengan wajah pucat.

****

Junsu terbangun saat sesuatu menggelitik hidungnya, begitu membuka mata ia langsung disambut oleh kaki Donghae yang sedang mejeng di wajahnya.
Junsu langsung melempar kaki Donghae yang seenaknya parkir di wajahnya.
Sambil terkantuk-kantuk, Junsu beranjak ke luar kamar dan menuju kamar mandi.

“Belum tidur?” Junsu bertanya pada sosok yang berdiri di depan kamar Jaejoong.
Junsu mengucek matanya yang terasa perih karena ngantuk.
“Perutmu kenapa tuch?” tanya Junsu memperhatikan sosok itu lebih jelas.
“Ommo…itu…darah…kamu berdarah..!!!”panik Junsu yang melihat darah segar mengalir dari perut sosok itu.
Tapi seperti tidak merasakan apapun, sosok itu hanya terdiam dan menatap Junsu dengan tatapan kosong.
Tangan sosok itu berusaha menggapai Junsu, membuat Junsu makin panik dan ketakutan.
“To..tolong…!!” teriak Junsu melihat darah mulai menggenangi lantai.
Melihat cairan segar itu makin banyak membuat Junsu merasa mual dan dalam sekejap pria itu langsung jatuh pingsan.

*****

Paginya….
“Junsu…Junsu…”Taeyeon berusaha membangunkan Junsu yang tergeletak di lantai.
“Junsu bangun…jangan tidur di sini…” Taeyeon menepuk-nepuk pipi Junsu.
“Omm..ommaaa…!!!” pekik Junsu yang tiba-tiba bangun dan langsung memeluk Taeyeon.
“…………………………………………” Sesaat suasana menjadi hening.
Taeyeon tertegun karena dipeluk tiba-tiba oleh Junsu sedangkan Junsu mulai sadar, tapi ia masih memeluk Taeyeon dengan erat.
“Jun..Junsu…” bisik Taeyeon sambil menepuk pelan punggung Junsu.
Perlahan Junsu melepas pelukannya.
“Yoo..Yoona..”ucap Junsu sedikit gemetar.
“HEY KIM JUNSU..namaku KIM TAEYEON..MENGERTI!!”kesal Taeyeon seraya mendorong Junsu menjauh darinya.
Dengan kesal Taeyeon pergi meninggalkan Junsu yang masih terduduk di lantai.

“Kenapa sich tuch cowok tidak pernah benar menyebut namaku…”memangnya tampangku mirip Yoona apa?” gerutu Taeyeon sambil melangkah ke luar villa. Taeyeon menghela napas panjang dan berusaha menenangkan debar jantungnya yang berdetak lebih kencang saat berpelukan dengan Junsu tadi.

“Maaf..anda siapa? Sedang apa di situ?”heran Taeyeon melihat seorang laki-laki di halaman villanya.
Sungmin menatap Taeyeon dengan tajam dan penuh kebencian.
“Seharusnya aku yang bertanya…kenapa kalian harus datang dan tinggal di sini…pergi!” kata Sungmin dengan dingin.
“Apa?? Maksudnya??”bingung Taeyeon.
“Kalau kalian tidak ingin mati seperti penghuni sebelumnya, sebaiknya kalian cepat pergi dari villa ini!” kata Sungmin lagi dengan nada mengancam, membuat Taeyeon menjadi takut dengan sikap pria itu.

“Lee Sungmin!!” terdengar suara Yuri yang terburu-buru menghampiri pria itu.
Taeyeon masih terpaku takut tapi keningnya mengerut mendengar nama pria itu.
Sungmin tersenyum sinis ke arah Taeyeon lalu ia berjalan keluar dari halaman villa Taeyeon.
Yuri segera menyeret pria itu dan pergi setelah membungkuk minta maaf ke Taeyeon.

“Mati..?!”gumam Taeyeon memikirkan sesuatu.
“Tiffany aku lapar nich, apa ada makanan?” tanya Junsu yang tiba-tiba muncul di samping Taeyeon.
Taeyeon hanya menghela nafas kesal menatap Junsu.
“Kenapa kamu tidak panggil namaku dengan nama Donghae atau Jaejoong sekalian?” melotot Taeyeon, Junsu menatap polos.
“Kenapa aku harus memanggilmu dengan mana laki-laki? Kamukan perempuan..” tanya Junsu polos.
Dan sekali lagi, Taeyeon hanya dapat mendengus kesal terhadap pria ini.
“Junsu…semoga dalam 3 bulan ini aku bisa kuat tinggal serumah denganmu…” kata Taeyeon lemas dan langsung beranjak masuk.
Junsu hanya tersenyum melihat sikap Taeyeon yang ia anggap itu…manis!!.

*****

“Taeyeon?!!”
“Changmin oppa?!”
Changmin dan Taeyeon sama-sama terkejut.
“Kamu kenapa bisa di sini?”heran Changmin.
Taeyeon tersenyum.
“Aku magang di sini..” terang Taeyeon, Changmin manggut-manggut lalu ikut tersenyum.
“Lalu bagaimana dengan Heechul, apa dia sudah menikah?” Taeyeon menggeleng.
“Seharusnya Heechul oppa sudah menikah tapi pacarnya tiba-tiba menghilang…” terang Taeyeon.
“Wah siapa wanita yang berani meninggalkan seorang Kim Heechul…pasti dia sangat bodoh..” tawa Changmin.
“Dia dulu bekerja di tempat ini juga…..”
“Oya? Siapa?”
“Sooyoung…Choi Sooyoung…”
“APA?? Soo…Sooyoung…Choi Sooyoung?!!!” kaget Changmin.
“Oppa kenal? Syukurlah berarti oppa bisa bantu aku..”senang Taeyeon.
“Hmm…sebenarnya aku tak begitu kenal…maaf Taeyeon aku harus pergi….ada laporan yang harus aku kerjakan…lain kali kita ngobrol lagi..” kata Changmin lalu segera pergi begitu saja.
Kening Taeyeon mengerut melihat perubahan sikap Changmin setelah mendengar nama Sooyoung.

“Tiffany…” seru Junsu, Taeyeon langsung melirik kesal ke asal suara.
“Sudah makan siang? Kalau belum, kita makan bersama yuk…”ajak Junsu.
“Kim Junsu, apa aku harus pakai plang nama agar kamu ingat namaku??” ketus Taeyeon, Junsu menatap polos.
“Aku benar-banar tak bisa mengerti kenapa kamu disebut jenius, padahal mengingat sebuah nama saja tidak bisa…” gerutu Taeyeon seraya kembali ke tempat kerjanya.
Junsu hanya tersenyum.
“kenapa aku merasa dia makin manis ya..” gumam Junsu gemas lalu ia berbalik menuju ke kantin.

*****

“Taengoo kamu mau kemana?” heran Tiffany karena Taeyeon tidak ikut berbelok menuju villa mereka.
“Kalian masuk saja dulu, aku mau mampir ke sana sebentar..” kata Taeyeon sambil menunjuk villa kediaman pasangan Yunho dan Yuri.
“Memangnya kamu kenal dengan penghuninya?” heran Donghae.
Taeyeon mengangguk.
“Apa di sana ada penghuni wanitanya?” tanya Donghae antusias dengan wajah mesumnya membuat Taeyeon langsung pergi tanpa menjawab.
“Apa itu berarti tidak ada?” tanya Donghae ke Tiffany.
Tiffany tak menjawab ia langsung melangkah masuk ke villa mereka.
“Ok dari pada mencari yang tak pasti lebih baik menikmati apa yang ada saja..” gumam Donghae langsung menyusul Tiffany ke dalam villa ia lebih tertarik menggoda Tiffany.

Perlahan Taeyeon membuka pintu pagar, suasana villa tampak sepi, Taeyeon memperhatikan sekeliling.
“Annyeonghaseyo..” kata Taeyeon sambil mengetuk pintu, tapi tak ada sahutan.
Taeyeonpun menuju ke samping villa.
Dari dalam terlihat seseorang melintas.
“Yur….” Taeyeon urung memanggil karena melihat Yuri sedang memegang sesuatu, spontan Taeyeon langsung merunduk dan mengendalikan rasa terkejutnya.
Pikiran Taeyeon langsung fokus pada benda yang dipengang Yuri yang ia yakini nitu adalah sebuah pistol.

“Yoona, kalian sedang main apa?”
“Ommaaa!!” kaget Taeyeon spontan langsung membekap mulutnya sendiri.
Ia terkejut melihat Junsu telah berada di sampingnya sambil tersenyum polos.
“Kalian sedang main petak umpet ya? Aku boleh ikutkan?” tanya Junsu dengan wajah anak kecilnya.
Taeyeon menghela napas tak percaya mendengan ucapan Junsu.

“Yuri bisa ke sini sebentar..” terdengar suara Yunho dari dalam villa.
Taeyeon kembali mengintip.
“Mereka siapa? Dan sedang apa di villa kita?” heran Junsu yang ikut mengintip.
“APA?!” Taeyeon menatap bingung.
“Junsu, ini bukan villa kita, itu tempat kita di seberang. Kamu pulang saja..!!” bisik Taeyeon mulai terganggu dengan kehadiran Junsu.
“Kalau begitu sedang apa kamu di sini? Yang kamu lakukan ini melanggar hukum…”bisik Junsu sambil menatap Taeyeon dengan curiga.
“Kenapa di saat seperti ini kecerdasanmu malah muncul..” gerutu Taeyeon.
“Ya ampun apa yang di pegang itu pistol jenis FN 5-7..??” Tanya Junsu melihat Yuri membawa senjata itu menuju ruangan Yunho.
Taeyeon kembali terkejut dengan pengetahuan Junsu, sekarang ia mulai percaya kalau pria di sampingnya ini tergolong jenius.
“Ayo…” kata Taeyeon langsung menuju cendela yang lain, dimana Yuri berada.
Di dalam terlihat pria yang tadi padi Taeyeon lihat….Lee Sungmin.
Taeyeon merasa ia pernah mendengar nama pria itu dari Sooyoung, tapi Taeyeon belum yakin kalau pria di dalam itu adalah sosok yang pernah diceritakan Sooyoung.

Sungmin terlihat duduk dengan tertunduk di kursi, wajahnya terlihat pucat dan kosong.
Di sampingnya ada Yunho yang sedang sibuk dengan komputernya.
“Mereka itu siapa?” tanya Junsu yang masih ikut mengintip.
“Katanya sich pasangan yang sedang bulan madu tapi aku rasa sikap mereka sedikit aneh…” gumam Taeyeon tanpa melepas pandangannya dari tindak tanduk orang-orang di dalam.
“Apa nyawa orang itu sedang terancam, kenapa wajahnya terlihat tertekan?” tanya Junsu memperhatikan Sungmin yang masih terpaku di kursinya.
Taeyeon melirik ke Junsu.
“Kenapa?” tanya Junsu, Taeyeon menggeleng.
“Hanya kaget saja bisa dengar kamu bicara seperti orang normal..” kata Taeyeon sambil menahan senyum.
“Sudah yuk kita balik, gawat kalau ketahuan..” ajak Taeyeon seraya berjalan mendahului Junsu.
Junsupun mengikuti gadis itu kembali ke villa mereka.

Tanpa mereka sadari, Yuri melihat kepergian mereka.
“Yuri lihat ini…” Yunho menghampiri Yuri yang sedang memperhatikan Junsu dan Taeyeon.
“Kim Taeyeon ternyata adalah sahabat dari Choi Sooyoung dan yang merekomendasikan para mahasiswa itu ke Ulsu adalah Choi Sooyoung…” kata Yunho seraya menunjukkan sebuah file berisi data para mahasiswa magang itu ke Yuri.
“Aku rasa tadi Kim Taeyeon baru melihat sesuatu di sini..” kata Yuri.
“Maksudnya..??” Tanya Yunho yang tidak sadar sempat diintip.
Yuri tersenyum seraya membenahi poni Yunho, membuat Yunho terkejut tapi ia tetap bersikap tenang dan membiarkan Yuri menyentuh rambutnya.
“Nanti malam aku akan cari tahu…” bisik Yuri dengan mesra didekat telingga Yunho membuat langsung menggelak.
“Hey disaat begini jangan bercanda..!!!” omel Yunho langsung menjauh karena merasa sedang dipermainkan oleh Yuri sedangkan Yuri hanya tertawa melihat wajah Yunho yang memerah.

Bersambung…..


15 responses to “The Team Chap 2

  1. hansohee says:

    udah lama gak mampir ke sini, ternyata ada ff baru
    bagus ceritanya onnie, aku suka🙂

  2. deiismyday says:

    omonaaaa. keren. serem, lucu, so sweet nyampur deh😀

  3. rosna says:

    Yul misterius…aq suka dah…

  4. HeLLeN says:

    nama temanya juga misteri heheheh
    jadi klo ngga ada unsur misteriusnya ya ngga seru hehheheh
    jangan lupa baca chap bonusnya ya dan tinggalin komen juga^^

  5. rapunsyoo says:

    taesunya kocak banget ><

  6. kikifanytastic says:

    wah..mkin penasaran saya..
    Jdi ngeri deh..hihihi…

  7. Omo, Jangan2 Yunri The Best Couple ku ini….

    Penjahat(Pembunuh ny) T-T

  8. reghaa_seokyu says:

    Q msh gg ngrti ma crta’y ..
    Tp bgs c .. N ko gg ad seohyun ma kyuhyun c .,.:(

  9. kwonyunhee says:

    Suka bgt sama yunho kekekee, suka sma suasana yg mencekaaam tpi ada sisi lucuuunyaa yeaaay
    Next chap duluuuuu lalalalaaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: