HeLLeN's Imagination

My World My Rules My Imagination

Friend?!

on 25 January 2012

TITLE: FRIEND ?!!

CAST: HYOYEON – YURI – JESSICA – SOOYOUNG

GENRE: DARKFIC – MURDER – FRIENDSHIP

TYPE: ONESHOOT

Aku memacu kendaraanku dengan kecepatan tinggi.

Saat ini aku sadar sedang merasa emosi, namun saat ini aku tak dapat mengartikan emosi yang sedang mencuat dalam benakku.

Aku tak dapat merasakan apa yang sedang aku alami saat ini, aku pun tak dapat mengerti apa yang sedang aku pikirkan dan aku inginkan saat ini.

DRRR!!! DRRR!!!!

Aku merasa getaran handphone di saku celanaku.

Awalnya aku tak peduli, aku terus melaju  dengan kehampaan ini.

DRRR!! DRRR!!!

Getar handphone mulai mengusikku, akhirnya aku meraihnya tanpa mengurangi kecepatan laju kendaraanku.

KWON YURI!?!

Nama itu yang tertera di layar handphoneku.

Hmm…dia?!!

Orang yang sedari tadi aku pikirkan ternyata menghubungiku, apa dia sedang merasa kalau saat ini aku sedang memikirkannya?!

“Ya?!” jawabku.

“Hyoyeon-ah, kamu di mana?!” terdengar suara cempreng di telpon.

“Ini siapa?!” heranku, karena suaranya sedikit asing bagiku.

“Sooyoung, temanmu yang paling cantik..”

“Hm..kenapa pakai handphone Yuri?!” tanyaku sedikit kecewa.

“Yuri yang suruh, sekarang kami sedang berkumpul di tempat Yuri, jadi ke sinilah, aku bawa banyak film…kamu sekarang di mana?!”

Aku tak segera menjawab, aku berpikir sejenak, tak ada salahnya ke sana…berkumpul dengan mereka.

“Ok, aku ke sana..!” jawabku singkat.

“Siiippp, cepatlah…!”

Begitu telpon terputus, aku makin melaju kencang ke tempat Yuri.

Akhirnya aku punya tempat tujuan, karena sedari tadi aku hanya berjalan-jalan tanpa arah tujuan.

*##*##*##*

“Masuklah…”  sambut Jessica yang membukakan aku pintu, ternyata semuanya sedang berkumpul di sini.

Choi Sooyoung dan Jung Jessica. Mereka semua adalah rekan kerjaku di kantor, termasuk Kwon Yuri.

Kami semua bekerja dalam satu departemen, karena cocok, tanpa sadar kami menjadi teman dan sering bersama.

Teman….mungkin itu istilah yang cocok untuk hubungan diantara kami.

Tapi aku tak yakin untuk istilah itu, karena sesungguhnya aku sendiri tidak tahu apa pengertian dari istilah ‘teman’.

Saat aku ke ruang tengah, ternyata Yuri dan Jessica sedang mengobrol, aku melambaikan tangan untuk menyapa mereka.

Terlihat mereka telah menghabiskan beberapa batang rokok, aku menghela nafas melihat puntung-puntung rokok yang telah mereka hisap, emosiku makin terpengaruh.

Itu karena aku tak suka dengan rokok.

“Yul, aku numpang tidur..” kataku seraya menghempaskan tubuhku di sebelah Jessica.

“Silahkan saja…” katanya.

Tanpa mengatakan apa-apa lagi, aku langsung beranjak menuju ke kamarnya.

“Hey masa langsung tidur?!” terdengar protesan Sooyoung, aku tak menyahut, karena aku terlalu malas untuk bicara.

Begitu di kamar, aku langsung merebahkan tubuhku. Sepertinya datang ke sini menjadi pilihan yang salah, karena perasaanku makin memburuk. Emosiku makin mencuat, emosi yang tak dapat aku artikan dengan pasti.

Aku memejamkan mata mencoba menenangkan diri.

Saat ini perasaanku sedang tak menentu.

Berbagai hal dalam sekejap aku alami, sosok dari masa laluku tiba-tiba hadir membangkitkan rasa benciku yang lama terkubur dalam pikirkanku.

Sosok yang menciptakanku menjadi seperti ini.

Menjadi seseorang yang menyimpan kebencian yang teramat sangat, hingga aku sendiri tak dapat  membersihkan hati dan pikiranku dari kebencian ini.

“Huh!!” aku menutup telinggaku dengan bantal karena terganggu dengan suara tawa teman-temanku di ruang tengah.

Suara tawa mereka terdengar sangat menyebalkan.

Dadaku makin terasa sesak karena kesalku tiba-tiba mencuat.

“Sekarang Yuri jadi suka sekali tidur…” terdengar suara Sooyoung, aku tertarik mendengarkan mereka.

“Biarkan saja..bukannya itu sudah kebutuhan…” terdengar jawaban cuek Jessica, aku tersenyum sinis mendengar ucapan Jessica.

Hm…sikap cuek Jessica menjadi salah satu hal yang membuatku senang berteman dengannya.

Sikap yang tak peduli dengan sekeliling, melakukan apapun yang ia inginkan dan tak peduli dengan apa yang orang lain pikirkan tentang dia…

Sebenarnya Sooyoung menurutku punya sisi yang hampir sama dengan Jessica, begitupun Yuri.

Kami bisa berteman karena mungkin kami mempunyai beberapa kesamaan…sehingga kami bisa cocok.

Tapi bagiku saat ini, aku tak bisa memahami hal seperti itu..

Aku tak mengerti teori tentang arti pertemanan.

Yang aku rasakan saat ini hanya sesuatu yang hampa dan hambar.

Tawa ketiganya kembali terdengar, dan jujur aku terganggu mendengarnya.

Akhirnya aku bangkit dan keluar.

“Hey, ayo makan…ini enak..!!” seru Sooyoung yang ternyata sedang makan, aku melihat sekilas ke Yuri dan Jessica yang sedang merokok. Kesalku makin menjadi.

Aku segera menuju ke dapur tanpa mengatakan apapun. Aku tak dapat merasakan apapun. Akupun tak mengerti kenapa aku ke dapur.

“Itu makanannya ada di panci sebelah sana…” tiba-tiba Sooyoung telah menghampiriku, ia menuju ke kulkas untuk mencari minuman.

Aku duduk di salah satu kursi makan.

“Kamu kenapa?!” tanyanya tanpa melihatku, ia masih sibuk mencari sesuatu di kulkas.

Aku menatap punggung Sooyoung dengan tatapan lurus, entah mengapa tiba-tiba aku merasa kebencian tanpa alasan.

Aku merasa marah dan sangat kesal.

“Kamu mau sesuatu?!” Tanya Sooyoung.

Aku tak menyahut, mataku beralih pada sebuah pisau di rak dekat Sooyoung.

Tak ada yang aku rasakan tapi aku malah beranjak meraih pisau dapur milik Yuri.

“Hyo, apa mau jus buah Ma?!” tanyanya seraya melihatku yang telah berdiri tepat di belakangnya.

JLEEPP!!!
Pisau yang aku pegang aku tancapkan ke dada Sooyoung tepat di bagian jantungnya.

Aku tak merasakan apapun kecuali darah Sooyoung yang membasahi pisau dan mengenai tanganku.

Mata Sooyoung terbelalak antara terkejut dan merasakan sakit.

“H-hyo..ke-na-pa..?!” suara Sooyoung yang biasanya lantang terdengar sangat lemah.

Aku tak menjawab, karena memang aku tak dapat menjawab pertanyaannya.

Aku tak tahu kenapa aku menancapkan pisau ini ke dadanya.

Aku hanya ingin…hanya itu!!

Aku menangkap tubuh Sooyoung yang melemah dan tumbang.

“Kita teman kan?!” suara Sooyoung terdengar menjadi bisikan.

Aku menatap nanar padanya.

Teman??!!!

Aku tak tahu, Karena saat ini aku tak dapat merasakan apapun, bahkan saat melihat darah segar keluar dari tubuhnya yang makin melemah sekarat.

Aku menatapnya tanpa ekspresi.

Aku tak merasa sedih ataupun iba…sama sekali tak ada rasa selain rasa…hampa!!

Tubuh Sooyoung terlihat kejang, aku tak tahu apa yang ia rasakan saat ini..

Aku melepas tubuhnya dan pergi begitu saja.

Apa kami ini teman?!!

Aku tak tahu…

Aku senang saat Sooyoung member celetukan-celetukan yang membuatku tersenyum bahkan tertawa, aku senang bisa kenal dengan gadis itu, tapi saat ini aku tak bisa merasakan apapun padanya…

Jadi apakah kami ini teman?!

Aku menuju wastafel dan membersihkan tanganku yang kotor oleh darah Sooyoung, begitupun dengan pisau yang tadi aku pakai, dengan tenang aku mencabut pisau yang menancap di dada Sooyoung yang kini tak bernyawa lagi.

Aku menatap kosong pada Sooyoung.

Ada apa dengan diriku?!!

Apa aku bukan manusia?!

Kenapa aku sama sekali tak dapat merasakan apapun?!

Yuri…

Aku akan tanyakan ini padanya…

Karena dia pasti tau jawabannya.

Kwon Yuri..sosok yang cerdas yang selalu bisa baca pikiran dan apa yang aku rasakan..

Gadis istimewa yang sangat menarik bagiku..

Aku senang bisa mengenalnya dan berteman dengannya.

Tapi belakangan ini, aku mulai merasa malas padanya…

Ahhhh..entahlah..aku rasa bukan hanya ke Yuri, tapi ke semua orang…

Tepatnya ke semua manusia yang ada di sekitarku..

Aku mulai merasa malas pada semuanya…

Karena berhubungan dengan manusia itu sangat merepotkan..

Dan salah satu cara aku menjauh dari hubungan antar manusia adalah dengan tidur…

Tidur, bisa menjadi alasanku tak harus berkomunikasi dengan mereka bila aku harus berkumpul bersama mereka.

Aku hanya perlu menutup mata dan mereka akan berhenti bicara padaku.

Mungkin aku terkesan seperti pemalas, tapi cara itu sangat efektif…

Tapi saat ini aku tak ingin tidur…

Karena aku tak mengantuk atau ingin menjauh dari lingkungan manusia….

Saat ini aku ingin mencari jawaban…

Karena itu sedari tadi sosok Yuri yang selalu terlintas dalam benakku.

“Sooyoung mana?! Handphonenya dari tadi berdering terus…??” Tanya Jessica saat aku menghampirinya, aku tak menjawab. Aku melewatinya dan mencari Yuri, aku ingin bicara empat mata dengannya.

“Cari Yuri ya?! Dia sedang mandi..” seru Jessica, aku berbalik melihatnya, ia  sedang menghidupkan rokoknya.

Aku memperhatikan gerak geriknya.

“Kenapa?! Mau?!” tanyanya dengan nada menggoda. Aku tersenyum sinis.

Aku tak suka dengan cara becanda yang seperti itu, aku tak suka rokok.

“Kamu mau kupas buah ya?!” tanyanya yang melihat pisau di tanganku.

Itu membuatku sadar aku masih memegang benda itu.

Aku menatap pisau di tanganku.

Sebuah pikiran terlintas dalam benakku.

Bagaimana reaksi Jessica yang cuek dan sabar itu, bila pisau ini merobek kulitnya?!

Aku tersenyum kecil dan melangkah mendekatinya yang sedang memutar music.

“Aku lagi suka lagu ini…” katanya padaku, terdengar lagu It Has To Be You milik Yesung Super Junior mengalun lembut.

Aku kembali tersenyum sinis…

Dan tanpa menunggu lama aku mempercepat langkahku dan…

JLEEP!! JLEPP!! JLEEP!!!

Dengan cepat aku memberi Jessica beberapa tusukan di perutnya dan terakhir…

JRRETTT!!!

Aku akhiri dengan tusukan di leher hingga pisau menembus di bagian belakang lehernya.

Kini wajah dan tubuhku bermandikan darah milik Jessica.

Sensasi!!!
Aku suka sensasi ini, akhirnya aku merasakan sebuah keasyikan.

Ini menarik, sebuah permainan yang menurutku..seru!

Senyumku merekah saat menghapus darah yang mengotori wajahku.

Tubuh Jessica langsung tumbang tak bernyawa.

Aku menatap mayat Jessica yang terlihat mengenaskan.

Aku suka Jessica…

Kami cukup akrab…

Kami sering berbagi cerita…

Diapun sering aku jadikan penompangku…

Hm..apa itu bisa  dikategorikan sebagai teman?!!

Aku tak tahu..karena saat ini aku tak merasakan apapun saat melihat mayat Jessica.

Pandanganku kini beralih ke arah pintu kamar mandi di mana Yuri berada.

Yuri…Kwon Yuri…!!

Apa aku akan melakukan hal yang sama padanya?!
Bagiku dia lebih dari teman bagiku..atau mungkin aku salah?!

Karena sampai saat ini aku tak pernah dapat mengartikan banyak hal tentang hubungan antar manusia…

Bagiku hal-hal seperti itu sangat rumit dan merepotkan…

Ya..hubungan antar manusia itu sangat rumit dan merepotkan…!!!

Aku menuju ke sofa dan menunggu Yuri selesai…

Akutak bisa bayangkan bagaimana reaksi Yuri bila melihat temannya Jessica dan saudara sepupunya Sooyoung telah mati di tanganku.

Aku tersenyum mengingat ucapannya yang mengatakan dia menganggapku teman dan memintaku agar tidak menjauh darinya karena aku takut segala sisi gelapku diketahui olehnya….

Dan sekarang, apa ucapan dan pikirannya akan tetap sama bila melihat realisasi atas sisi gelapku pada kedua teman dekatnya…

Apa dia akan tetap menganggapku temannya??!

Aku rasa ini akan jadi sesuatu yang lucu…

Aku beranjak dari dudukku karena merasa Yuri telah selesai mandi.

Aku bersandar pada dinding di sebelah kamar mandi.

Aku menatap pisau di tanganku, darah yang menempel mulai mengering.

Aku tersenyum memainkan darah milik Jessica.

Hm..?!!

Lagu ini….aku suka lagu ini…

Lagu My Best Friend milik Girls Generation mengalun.

Aku suka lagu ini..aku juga suka dengan lirik lagunya…

Walaupun..aku tak mengerti dengan maknanya…

Hm..best friend?!!

Aku tak mengerti dengan hubungan yang seperti itu..

Apa mungkin karena aku tak dapat melakukan hal itu..?!
Menjadi teman yang baik…tapi…

Aku sama sekali tak tertarik untuk menjadi teman yang baik bagi seseorang…

Hubungan seperti itu terlalu merepotkan…

CEKLEK!!!

Pintu kamar mandi terbuka…

“Hey, bagaimana kalau kita keluar…sepertinya di Gangnam ada coffee shop baru…” seru Yuri, yang belum sadar dengan situasi yang terjadi saat ini.

Aku tetap mematung di tempatku sampai Yuri berjalan melewatiku, dia tak sadar dengan kehadiranku.

“Sica, mandilah setelah ini ayo pergi…” katanya lagi, aku tersenyum sinis.

Yuri seorang teman yang baik…sangat baik.

Itulah yang aku suka darinya…

Hm..atau itulah yang aku benci darinya?!!

Aku tak tahu…

Tanpa suara, aku berjalan mengikutinya dari belakang…

Dan…

Dari belakang aku membekap mulutnya lalu menusuk perutnya…

Yuri berontak hebat hingga pisau yang telah menancap di perutnya mengoyak perutnya.

“Hyoyeon…??!!!” kaget Yuri tak percaya melihatku.

Aku tak berekspresi atas reaksinya.

Yuri terjatuh ke lantai, isi perutnya sekilas terlihat diantara darah yang mengalir.

“Ke..napa…?!”

“Aku tak tahu dan kau tau Yul…sampai detik ini aku tak kenal dengan diriku, mungkin kamu yang lebih tau tentang aku…” kataku datar.

“Kau…”

 

CRANGGG!!
Aku melempar pisau yang aku pegang ke arah Yuri.

“Kau tahu Yul…aku selalu saja melakukan sesuatu yang berbeda….yang aku rasakan, yang aku pikirkan dan yang aku lakukan selalu bertolak belakang…”

Aku rasa aku menyayangi Yuri tapi aku malah menyakitinya..

Bukankah itu bertolak belakang?!

“Balas aku Yul..kau bisa lakukan apapun…” kataku padanya sambil menunjuk ke pisau di dekatnya, Yuri terlihat melemah dan kepayahan.

Ya tentu saja, dia mulai kehabisan darah, bahkan isi perutnya mulai bergerak keluar.

“Yul, apa kita ini teman?!” tanyaku, mengulang pertanyaan yang pernah Yuri tanyakan padaku, ia tak menjawab, nafasnya terlihat memburu, ia mulai sesak dan terlihat sekarat.

Aku menghela nafas melihat ia melemah…

Apa Yuri akan mati?!!

Bagaimana kalau Yuri mati?!

Tunggu..apa sekarang aku sedang merasa sedih?!

“Yul?!” panggilku, mata Yuri terpejam lemah, ia terkulai tak berdaya di lantai.

DEG!!!

Aku merasa jantungku bergejolak, aku merasakan sesuatu yang perih di jantungku.

Apa aku merasa sedih…?!

Apa ini rasa iba…?!

Atau ini hanya rasa takut dan merasa bersalah karena melakukan kejahatan??!!

“Yul?!” panggilku lagi.

Yuri tak bergerak lagi, aku menatapnya dengan gugup.

Perasaan apa ini?!

Kenapa aku merasa ingin menangis??!
Aku beralih ke mayat Jessica.

“Sica..?!” Mataku perlahan mengabur, sesuatu menetes dari mataku.

Kenapa aku menangis?!!

Aku menghampiri mayat Jessica.

Sedih?!!

Apa aku merasa menyesal…atau merasa kehilangan…?!!

Kehilangan orang-orang yang baik padaku…

Orang-orang yang peduli padaku…?!

Tunggu, apa mereka memang peduli padaku?!!

Aku tak tahu….dan kenapa air mata ini terus menetes??!

Bukankah tadi aku sama sekali tak merasakan apapun saat menusukkan pisau ke tubuh mereka, jadi kenapa sekarang aku malah menangis??!!

Kenapa kini aku malah merasa sedih??!

Kenapa…kenapa…??!!

*##*##*##*

“Hyo…Hyoyeon?!!” Aku seperti mendengar suara memanggilku.

Aku merasa tubuhku berguncang.

“HEYY HYOYEONNN!!!”

“Eng?!!” mataku terbuka lebar karena seseorang berteriak di telinggaku.

Di hadapanku terlihat wajah menyebalkan Sooyoung.

Aku menggeliat sambil menjauhkan wajah Sooyoung dariku.

“Mimpi buruk ya?! Sampe nangis gitu?!” tanyanya, aku menyentuh wajahku dan terasa ada sisa airmata.

“Makanya jangan lupa doa…ayo bangun, Yuri ajak ke coffee shop baru di Gangnam…”

Aku memperhatikan Sooyoung yang sedang berdandan membelakangiku.

Aku menguap malas dan mengusap wajahku yang berkeringat.

Mimpi buruk??!!
Apa tadi itu termasuk mimpi buruk?!!

Aku memperhatikan punggung Sooyoung dengan serius.

Bagaimana bila aku benar-benar merealisasi mimpiku tadi…??
Apa yang akan aku rasakan?!

Menangis atau akan menikmati sensasinya?!!

“HEY KIM HYOYEON..BANGUNNN!!!” seru Sooyoung mengangetkanku lagi, ia menatapku dari cermin, akhirnya beranjak dengan malas.

“Berisik!!” gerutuku dan aku mendengar tawanya saat aku keluar dari kamar.

Aku melewati Jessica yang sedang memutar music, aku melangkah menuju dapur, aku butuh air minum karena tenggorokkanku terasa kering.

Mimpi tadi terasa sangat aneh, tapi kenapa aku suka dan menikmatinya..?!

Mimpi tadi itu bukan sesuatu yang terasa buruk…

Aku meneguk habis minuman yang baru aku tuang dan tiba-tiba mataku tertuju pada pisau daging milik Yuri yang berada di rak dekat kulkas.

Aku terpaku kaku dan sayup-sayup terdengar lagu My Best Friend milik Girls Generation terdengar.

Hm..ini seperti déjà vu, mimpi ini terasa nyata…

Aku tersenyum dan perlahan menghampiri pisau yang berada beberapa meter dariku…

Sesuatu yang menarik terbesit dalam benakku memacuku untuk mencoba merealisasikan pemikiranku…

=THE END=


51 responses to “Friend?!

  1. igerible says:

    ff ini sadis banget DX

  2. Dindha Sica says:

    onnieeeee >,,,<
    unnie emang paling pinter ya bikin readers jantungan -_-
    aku sampe merinding bacanya -_-

    tapi daebak unn! ^^
    keren! ^^ feelnya dapet banget (?)
    fufufu.. lanjut dulu ah baca ff yg lain hehe

    • HeLLeN says:

      makasih klo suka dengan hasilnya…kan dah lama ngga bikin yang tema darkfic makanya mumpung ada ide jadinya langsung aku buat^^

      silahkan baca yang lain^^

  3. anakterkutuk says:

    hi aku new reader *bow*

    hmm ternyata cuma mimpi…

  4. fdy says:

    onnie ffnya bagus banget!!!

    aku kira hyo onnie td beneran bunuh yg lain
    ternyata cm mimpi
    sempat kaget td onnie, caranya kejam bgt
    tp kayaknya bakalan jd kenyataan ya onnie?
    ini amu dibikin sequelnya ya onnie?
    #readerbyknanya

    • HeLLeN says:

      oya masa kejam..?!!
      aku pikir malah kurang kejam^^”

      hm..kayaknya ngga dech..coz idenya juga cuma menthok sampe di sini hehehehhe

      makasih dah mau baca ya^^

  5. mello says:

    Gila..
    Hyoyeon sadis bnget dah,, utg cman mmpi,,, v gmana klo mlah d realisasiin m dy?

  6. deiismyday says:

    sumpah dagdigdug ser baca nih story!! aaaaa sampe frustasi bacanya!! *lebeeh -_-* keren!!

    • HeLLeN says:

      makasih klo sampe ngrasa gitu..
      aku ngga nyangka bakal ada reader yang ngerasa seperti itu coz niatnya hanya bikin tulisan aja hehehe

      makasih ya dah mau baca dan komen^^

  7. Wawwww tragis banget ff nya unn o,o
    Jadi merinding ngebaca nya ckckck… Daebakk

    Ditunggu ff lain nya unnie🙂
    HWAITING !!!

  8. Putri says:

    Yaaa knp hyoyeon ngerih banget dsini sih unn? Dah gitu crita gantung unn, ada tbc nya gak unn?

    • HeLLeN says:

      iya sengaja aku bikin endingnya kayak gitu…
      buat penggambaran aja klo dia emang lagi pengen ngelakuin itu…

      dan sengaja bikin hyo jadi karakter yang beda dari biasanya^^
      coz gitu liat foto hyo *yang aku jadiin poster ini* feelnya pas banget dengan cerita ini^^

  9. Kungttadadak says:

    Keren banget ff nya! Suka banget! Walau agak psycho hahaha! Kereeenn

  10. Anonymous says:

    aigo… aga merinding bacanya… tapi, keren banget chingu,,,, daebak…b^.^d

    kayanya aku bakal jadi fans chingu… ^^

  11. Syarsonelf~ says:

    Onnieeeeee…
    Daebak, onnie berhasil bikin aku takuttt :> ff ini sesuatu bgt deh. Tp sedih kenapa hyoyeon jadi antagonisss… Tapi ttp, onnie hellen daebakkkkk!!!

  12. ggab_yul says:

    ceritanya bagussss.
    hyoyeon punya kelainan ya.jadi ngelakuin hal kyk giu?

  13. Keren!! aku sampe nahan napas baca FF ini… sadis banget…><
    eonn, ada sequelnya ga?? heheh…
    salam kenal, reader baru nih,… heheh

    • HeLLeN says:

      hi salam kenal..
      makasih dah mau main ke sini…

      sayangnya ngga ada..
      buat cerita darkfic aku biasanya cuma oneshoot aja^^
      idenya sendiri juga cuma segitu dan endingnya memang sengaja dibuat gantung gitu biar kayak dejavu aja^^

  14. siLent_Reader says:

    ngilu banget itu pisaunya > <
    darah dimana-mana .
    mantaaappp

    btw, hyo punya 2 kepribadian ya onn ???
    keren lahh

  15. HeLLeN says:

    hahahhaha makasih dah mau baca..
    btw aku suka dengan ID-mu…
    dan makasih klo kamu tetep mau tinggalin komen hehehehe

    hm..aku cuma mau ngegambarin saat hyo ngerasa kosong aja..
    tiap manusia tiap ngerasa kosong pikirannya kan sering aneh2 makanya jadinya kayak gini hehehehhe

  16. khfflovers says:

    aduh.. dah jantungan saya
    saya kira bneran, eh trnyata mimpi , tapi….
    lho, itu kliatannya mw d jadiin knyataan ya?
    @@

    btw, daebak ff nya.. feelny ngena sampe saya gugup sndiri bacanya
    hehehe

    lanjut! smngat! :3

  17. Omo ^^
    Aku kira ceritanya Friendship gak taunya Dark Fict !!!
    Jadi merinding niiihhh !!!
    Tapi keren onnie !!😀

  18. HeLLeN says:

    hahahahhaa iya…
    udah lama ngga bikin darkfic ni makanya jadinya kayak gini^^

  19. Nie says:

    Gile ne ff , sadis bgd . ​Uϑªђ gtu yg plg parah si sica lg #bias saya TT_TT
    Klo thu mmpi dii realisasiin sma hyo keren jg ♈αα .😛
    Hmm saya new reader nee eonnie , saya jj dlu yaa kee ff yg lain #tamugkdiundang -,-
    Semangka !!😛

    • HeLLeN says:

      ternyata new reader ya…
      salam kenal ya..
      makasih dah mau baca2 di sini…
      silahkan aja lanjutin jelajahmu di blog ini^^
      semoga suka dengan karya2ku^^

  20. changmoan says:

    omomomo 0.0
    astaga….. *masih speechless
    Astaga, masih mau direalisasikan? Omomomomomo *digampar*
    Onnie, serius gak tau mesti ngomong apa. Begitu buka Hellen’s Imagination langsung dapat fic kayak gini

  21. HeLLeN says:

    hehehhe iya sengaja aku tempel paling atas..
    coz sekarang lagi repost FF lama2 jadi biar keliatann aja hehehhe

    makasih dah mau baca dan komen ya…

    hm..klo ngga direalisasikan..kayaknya kurang seru tuch hahahahahha

  22. ff afgan…
    aku pedih banget bayangin perut yuri terkoyak terus darah.. aggh!!!!
    idk…….!

    hellen unnie cayo T^T

    • HeLLeN says:

      Hi apa kabar??!
      makasih sempetin main ke sini lagi^^

      iya karena ini bertema darkfic..jadi ada unsur pedihnya, baik dalam arti tindakan ato perasaan^^

      makasih dah mau baca dan tinggalin komen ya^^

  23. kwonkyuri says:

    aaah! Eonni! Walau darkfic tapi tetep keren! Oneshoot yang tepat sasaran xD
    Gak nyangka hyo eonni sadis gitu! Andwae! Yul ama yang laen gak boleh mati T,T

    • HeLLeN says:

      hehehehhehe….makasih…
      tenang aja tu baru dejavu aja heheheh

      ya sekali2 jadiin hyo sadis biar lepas dari stylenya yang kocak hehehhe

      makasi ya ddah mau baca🙂

  24. syarsonelf♥ says:

    sadis amat onnie >.<
    jadi mimipi hyo bener-bener mau direalisasiin sama dia? aduuuuh! sooyoungkuu, sicakuuuu, yurikuuuuu~~~ jangan onnie T.T
    sebenernya, kayaknya aku belom cukup umur baca ff kayak gini, tapi aku terlanjur masuk dan asyik sama ceritanya xP soalnya ceritanya menarik banget siih~
    keren onni! lain kali bikin darkfic lagi yooooo! ^^b

  25. Miss New New says:

    “ke-e…re-n..n”
    *merinding sambil pelan-pelan menjauhi author

    “thor, a..a..ku pulang dulu ya.. Nanti kapan2 maen lagi.. Dadah babayyyy…”
    *Ngibrit pulang

  26. christine says:

    Kak. . .
    Maaf ya? aku ga kuat baca T.T
    cma smpe hyo nikam soo aja aku udah mual,shock,kaget #lebay -,-
    tp bagus kok crtanya ! saking bagusnya smpe gk kuat baca krn terasa nyata #cieileh –‘
    hehe tp ya bner bgus😉

  27. hyoyeon eonni sadis bgt>< tapi daebak deh buat ff ini keren bgt…

  28. yuuripico says:

    wowwww.. pda akhirnya nnti hyo bakal merealisasi mmpinya itu? wahhh bahayaa.. -,-

  29. Putri “KyuRi“ {Kyuhyun ~ Yuri} Shipper ^^ says:

    Ninggalin jejak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: